
warta-kota.com – , Jakarta – India mengakui telah meluncurkan rudal ke beberapa kota di Pakistan dan wilayah Kashmir yang berada di bawah administrasi Pakistan pada Selasa malam. Insiden ini mengakibatkan beberapa ledakan di berbagai lokasi di Pakistan dan Kashmir Pakistan.
Letnan Jenderal Ahmed Sharif Chaudhry, juru bicara militer Pakistan, dalam wawancara dengan stasiun televisi lokal Geo News yang dikutip Antara , menyatakan bahwa India menembakkan rudal ke sejumlah kota, termasuk Bahawalpur, Muridke, Bagh, Muzaffarabad, dan Kotli, dari wilayah udara mereka sendiri.
Laporan awal menyebutkan sedikitnya tiga orang meninggal dunia dan sejumlah lainnya mengalami luka-luka. Chaudhry menambahkan bahwa Pakistan telah melancarkan serangan balasan terhadap India.
Kementerian Pertahanan India dalam pernyataannya menjelaskan bahwa militer mereka telah melaksanakan “Operasi Sindoor,” yang menargetkan sembilan lokasi di Pakistan.
India berargumen bahwa serangan tersebut bertujuan untuk menghancurkan infrastruktur yang terkait dengan terorisme di Pakistan dan Kashmir Pakistan, tempat perencanaan dan pengarahan serangan teroris terhadap India diduga berlangsung.
Pernyataan tersebut lebih lanjut menegaskan, “Tindakan kami terarah, terukur, dan tidak bersifat eskalatif. Tidak ada fasilitas militer Pakistan yang menjadi sasaran. India telah menunjukkan pengendalian diri yang cukup besar dalam pemilihan target dan metode pelaksanaan.”
Ketegangan antara kedua negara nuklir tetangga ini meningkat setelah serangan yang terjadi pada 22 April di Pahalgam, Kashmir India, yang mengakibatkan 26 korban jiwa.
India menuding Pakistan bertanggung jawab atas serangan tersebut, menekankan adanya keterlibatan lintas batas antara Pakistan dan para pelaku. Namun, Pakistan membantah tuduhan tersebut.
Serangkaian tindakan balasan telah dilakukan oleh kedua negara menyusul insiden tersebut, termasuk penangguhan penerbitan visa dan pengusiran diplomat.
Pilihan Editor: Pakistan Uji Coba Rudal Balistik di Tengah Ketegangan dengan India










