Breaking News

Home / Daerah / Kabupaten Meranti

Rabu, 28 Mei 2025 - 05:52 WIB

Warga Tanjung Padang Keluhkan Minimnya Transparansi Pengelolaan Dana Desa

Warga Tanjung Padang Keluhkan Minimnya Transparansi Pengelolaan Dana Desa

Warta-kota.com, Meranti,Riau – Warga Desa Tanjung Padang,Kecamatan Tasik putri Puyu,Kabupaten Kepulauan Meranti,Riau Menayampaikan keluhan terkait kurangnya tranparansi Pemerintahan Desa dalam pengelolaan Tanah Desa (DDS) dan dana bantuan Keuangan (bankeu) yang bersumber dari APBN dan APBD Provinsi Riau.

Keluhan Tersebut mencuat karena pemerintahan desa di nilai tidak pernah menyampaikan laporan

penyelenggaraan pemerintahan desa (LPPD) Secara Terbuka setiap akhir tahun,sebagaimana di wajibkan

dalam peraturan perundang undangan.Warga menilai hal ini sebagai bentuk pengabdian terhadap hak publik untuk mengetahui alokasi dan penggunaan anggaran desa

Masalah tranparansi ini telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir dan kembali menjadi sorotan publik pada tahun pada 2024,terutama

Baca Juga  Astaga..!! Gila..!! Kapolsek Semarang Utara, Kompol Supriyanto, S.H., M.H Diduga Membackingi Bandar Judi Togel di Wilayah Hukum Polsek Semarang Utara

setelah dilaksanakannya kegiatan penggalian tali air yang sebelumnya dijalankan pada tahun 2023,meski tidak ada kegiatan serupa di tahun berjalan 2024,dana desa tetap dilaporkan mengalami pemotongan sebesar Rp71juta yang memicu pertanyaan warga tentang kejelasan penggunaan dana tersebut

Kepala Desa Tanjung Padang menjadi pihak yang paling di soroti oleh masyarakat.Ia di anggap tidak menjalankan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa

Salah satu warga,(minggu 25/5/2025) Melalui akun facebook bernama Itasungahiyu ,menyuarakan kekecewaannya. “ kami sebagai warga berhak tahu dana itu digunakan untuk apa.Tapi selama ini tidak pernah ada penjelasan dari pemerintahan Desa, “tulisnya

Dalam Konfirmasi via Whats app ,ia juga menyampaikan harapan pemerintahan desa lebih terbuka agar tidak menimbulkan dugaan dugaan negatif dari masyarakat.

Baca Juga  Indra Muchsis, Tim Gabungan Lakukan Pembersihan Pascabanjir di Kecamatan Junjung Sirih

Ita mengakui memiliki niat untuk melaporkan dugaan penyimpangan tersebut Kejaksaan Tinggi dan Inspektorat Kabupaten Kepulauan Meranti .Namun Mereka terkendala keterbatasan fasilitas ssperti Komputer atau mesin ketik untuk menyusun laporan resmi.

Ita Berharap Pemerintahan Desa Tanjung Padang dapat segera memperbaiki tata kelola keuangan desa dengan menerapkan prinsip transparansi dan akuntablitas.Mereka juga meminta agar laporan pertanggung jawaban keuangan di sampaikan secara rutin dan terbuka kepada publik.

Saat dikonfirmasikan melalui WhatssApp dengan nomor +62 822-1177 – XXXX Kepala Desa Tanjung padang tidak ada Jawaban atau kejelasan darinya.

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Denny Eka Surya Sambut Hangat Kehadiran Gubernur Dan Wagub Sumbar Serta Bupati Solok Di Grand Opening FE Watersport di Singkarak

Daerah

Mobil Dengan Tangki Siluman Disergap Polisi, Terduga Pelaku Mengaku Untuk Berjualan

Pandeglang

Acara Bukber dan Silaturahmi Bersama Mitra Kerja Menghiasi Nuansa Ramadhan 1447 Hijriyah

Pandeglang

Rundown HKN ke- 59 di Carita, Kapus Pastikan Kesehatan Warganya

Berita Utama Daerah

Rakor TPPS Kabupaten Solok Tegaskan Komitmen Percepatan Penurunan Stunting Menuju Indonesia Emas 2045.

Banjir

Mardaus, S.Ag., M.A.P Koordinator Logistik Terima Bantuan Pakaian dari Masyarakat Nagari Kuncia

Berita Utama

Matangkan Rencana Pembangunan Pasar Batusangkar Dan Sekolah Rakyat, Kasatker Kementerian PU Lakukan Kunjungan Lapangan

Kep meranti

Wakapolres Kepulauan Meranti dan Tim Ikut padamkan Karhutla ; 15 Titik Api Berhasil di Padamkan