Breaking News

Home / News

Sabtu, 29 November 2025 - 23:18 WIB

Warga Lubuk Simpur Geram, Plat Decker Baru Amblas: Desak Pemborong Bertanggung Jawab

Bayung Lencir, Muba – Warga Desa Lubuk Simpur, RT 22 Dusun 6 Sukajaya, Kecamatan Bayung Lencir, mengungkapkan kekecewaannya atas kerusakan plat decker yang baru dibangun beberapa bulan lalu. Kondisi plat decker yang sudah amblas ini memicu kerugian bagi masyarakat dan menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan warga yang melintas. (29/11/2025)

“Kami sangat kecewa. Plat decker yang baru selesai dibangun sudah rusak parah dan tidak bisa digunakan. Kami minta pihak pemborong bertanggung jawab penuh atas kerusakan ini,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga mendesak agar pihak pemborong segera melakukan perbaikan menyeluruh dan memastikan kualitas pekerjaan sesuai standar teknis yang berlaku. Mereka juga menekankan perlunya evaluasi mendalam terhadap proses pembangunan serta penggunaan anggaran agar kasus serupa tidak terulang di masa depan.

Baca Juga  Pemkab Tangerang Disorot Tajam: Rapat “Efisiensi” di Bandung Dinilai Pemborosan Anggaran

“Kami berharap pemerintah dan pihak terkait segera memanggil pihak pemborong dan menegakkan tanggung jawab. Jangan sampai kerugian ini terus berlanjut,” tegas warga tersebut.

Selain itu, masyarakat juga menekankan pentingnya pengawasan ketat selama proses pembangunan. Mereka menilai lemahnya pengawasan menjadi salah satu faktor utama kerusakan yang terjadi. “Pembangunan harus benar-benar berkualitas, tahan lama, dan tidak mengorbankan rakyat kecil,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Srianto, KETUA Dewan pimpinan Daerah LBH Perisai Keadilan Rakyat (PKR) tipikor Musi Banyuasin , menyatakan pihaknya akan mengirimkan surat resmi kepada Kejaksaan Negeri terkait permasalahan ini. Menurut Srianto, kerusakan plat decker bukan hanya merugikan masyarakat, tetapi juga menimbulkan dugaan adanya praktik penyimpangan anggaran.

Baca Juga  Gudang dan Mess Hotel Wira Carita Dilalap Api, Diduga Akibat Korsleting Listrik

“Sudah jelas ini merugikan, dan ada indikasi korupsi. Kami menuntut adanya itikad baik dari kontraktor untuk bertanggung jawab atas kualitas proyek yang asal-asalan. Anggaran ini uang negara, jangan sampai dibiarkan begitu saja,” tegas Srianto di lokasi kejadian.

Masyarakat Desa Lubuk Simpur berharap pihak terkait dapat segera mengambil langkah nyata. Mereka menuntut keadilan agar pembangunan infrastruktur benar-benar bermanfaat, aman, dan tahan lama bagi seluruh warga.

Share :

Baca Juga

News

Bupati H. Asmar Tinjau Lokasi Kebakaran di Desa Alahair, Salurkan Bantuan untuk Korban

News

Diduga Serobot Tanah Warga,Pembangunan Drainase di Jalan Inpres Gang Mahmud Dipersoalkan

Berita Utama

Pondok Kreatif Ramadan di SMPN 1 Singojuruh: Dari Puisi Hingga Pentigraf

News

Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Pekanbaru Gelar Razia Rutin

News

Api Menyala Menghanguskan Belasan Kios di Pasar Baru Labuan Jelang Berbuka Puasa

Nasional

PLN Berhasil Pulihkan 100% Sistem Kelistrikan Sumatra Bagian Selatan

News

Kades di Pandeglang Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa

Nasional

Ahli Pidana, Dr. Azmi Syahputra, S.H., M.H., ikut mendorong agar satgas judi turun mengenai viralnya judi togel di wilayah Semarang