Solok, Warta-kota.com.- Turnamen Antar Suku Nagari Talang 2026 resmi dimulai pada Minggu (22/3/2026) dengan suasana meriah. Ribuan masyarakat dari berbagai kalangan memadati Lapangan Harimau Data untuk menyaksikan langsung pembukaan sekaligus pertandingan perdana.
Kegiatan tahunan yang selalu dinanti oleh masyarakat dan para perantau ini menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi antar dunsanak, khususnya dalam suasana Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Ketua Pelaksana Tournamen Antar Suku Nagari Talang Saudara Afik
Selain menjadi ajang perebutan piala bergilir, turnamen ini juga mencerminkan kuatnya solidaritas sosial masyarakat Nagari Talang. Persaingan tahun ini dipastikan berlangsung ketat dengan kehadiran Suku Koto sebagai juara bertahan usai meraih gelar pada 2025 yang lalu.
Sebanyak enam suku besar ambil bagian dalam turnamen ini, yakni Suku Koto, Piliang, Sikumbang, Tanjung, Kutianyia, dan Jambak. Kehadiran Ikatan Sumando Talang (IKARASTA) turut menambah semarak serta memperkuat nuansa kekeluargaan dalam kompetisi.

Tim laga pembuka Suku Koto vs Piliang
Ketua pelaksana, Afik, mengatakan bahwa turnamen ini terselenggara berkat kerja sama seluruh elemen masyarakat Nagari Talang, termasuk dukungan dari wali nagari, niniak mamak, tokoh masyarakat, serta para perantau.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Nagari Talang. Mari kita jaga kekompakan ini dengan baik” ujarnya.
Pembukaan turnamen dilakukan langsung oleh Wali Nagari Talang, Zulfadri, di Lapangan Harimau Data. Ia turut didampingi oleh perwakilan dari masing-masing suku yang berpartisipasi.

Wali Nagari Talang beserta Tokoh Nagari Talang
Sejumlah tokoh turut hadir dalam pembukaan tersebut, di antaranya Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Agus Syahdeman, Wakil Bupati Solok H. Candra, serta jajaran pejabat daerah Provinsi maupun Kabupaten yang berasal dari nagari talang Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatra Barat Syefdinon, Kadis PUPR Pemkab Solok Vivi Fortuna, Kadis Dikpora Elafki, Sekretaris Dinas Kesehatan Eka Albert, Ketua KAN, Ketua BPN para kepala jorong se-Nagari Talang, tokoh adat, Bundo Kanduang dan Tokoh Rantau serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Zulfadri mengajak seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas serta menjadikan turnamen ini sebagai wadah memperkuat persatuan di tengah masyarakat.
“Turnamen ini bukan hanya soal menang dan kalah, tetapi bagaimana kita menjaga kebersamaan dan persaudaraan” katanya.

Terlihat dari tribun Utama Lapangan Harimau Data Wali Nagari di dampingi oleh para tokoh-tokoh nagari
Pada laga pembuka, tersaji “Derby Badunsanak” antara Koto FC menghadapi Piliang FC. Pertandingan berlangsung sengit dan berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk Piliang FC.
Sementara itu, pada pertandingan kedua, IKARASTA harus mengakui keunggulan Kutianyia FC dengan skor 2-5.
Antusias masyarakat nagari talang terlihat tinggi sepanjang kegiatan. Dukungan dari masing-masing suku serta kehadiran para perantau menciptakan suasana yang hangat, meriah, dan penuh kebersamaan.

Wali Nagari Talang bersama Wakil Bupati Solok H. Candra di sela-sela siap pertandingan
Melalui turnamen ini, diharapkan nilai-nilai persaudaraan, kekompakan, dan solidaritas antar suku di Nagari Talang semakin kokoh, sehingga momentum Idulfitri tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga sarana mempererat hubungan antara masyarakat kampung halaman dan para perantau**(PB07)















