Breaking News

Home / News

Rabu, 17 Desember 2025 - 23:27 WIB

Transformasi Edukasi Lewat Program Pembuatan Abon Ikan Tuna di PKBM Maritim

Pandeglang, warta- kota.com

 

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Maritim yang telah berdiri sejak tahun 2005 terus menunjukkan eksistensinya dalam mengembangkan pendidikan non-formal yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi masyarakat.

 

Sebagai lembaga yang telah memperoleh akreditasi A sejak tahun 2023, PKBM Maritim tidak hanya fokus pada pencapaian kompetensi akademik, namun juga mengintegrasikan pelatihan keterampilan praktis yang dapat meningkatkan kemandirian ekonomi peserta didiknya. Salah satu program pendidikan unggulan yang telah berjalan secara konsisten sejak tahun 2015 adalah pembuatan abon ikan tuna, yang kini menjadi salah satu bukti nyata transformasi edukasi yang diterapkan oleh lembaga tersebut.

Sepanjang dua dekade beroperasi, PKBM Maritim telah mencetak banyak lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan dasar akademik, namun juga memiliki keterampilan yang dapat diandalkan untuk berkarir atau membangun usaha mandiri. Menurut Dina Afrianti, salah satu tutor dan guru pengajar yang berpengalaman di PKBM Maritim, program pembuatan abon ikan tuna dirancang sebagai bagian dari upaya untuk menjembatani kesenjangan antara pendidikan dan kebutuhan ekonomi lokal.

 

“Kami menyadari bahwa pendidikan yang hanya berfokus pada teori tidak cukup untuk membantu siswa menghadapi tantangan kehidupan setelah lulus. Melalui program pembuatan abon ikan tuna, kami berusaha memberikan keahlian ekonomis yang konkret, sehingga setiap siswa memiliki bekal untuk mandiri secara finansial,” ujarnya dalam keterangan resmi yang disampaikan pada Rabu, (17/12/2025).

 

Saat ini, siswa PKBM Maritim tengah melakukan persiapan intensif untuk produksi abon ikan tuna skala sedang, sekaligus mempersiapkan diri untuk berpartisipasi dalam acara pameran yang akan diselenggarakan dalam rangka Jambore PAUD dan PKBM se-Kabupaten Pandeglang.

 

Acara tersebut diperkirakan akan digelar di wilayah Kabupaten Pandeglang sekitar akhir Desember 2025, dan diharapkan dapat menjadi ajang untuk mempromosikan produk hasil karya siswa sekaligus memperluas jaringan pemasaran bagi usaha yang mereka kembangkan.

Baca Juga  Wakil Bupati Solok Serahkan Bantuan Buat Warga Terdampak Banjir dan Galodo di Nagari Aie Dingin

 

“Kami melihat acara jambore ini sebagai kesempatan berharga bagi siswa untuk memperlihatkan hasil kerja mereka kepada khalayak luas, sekaligus belajar dari berbagai pengalaman dan inovasi yang ditampilkan oleh peserta lain dari seluruh kabupaten,” tambah nya.

 

Proses pembuatan abon ikan tuna yang dilakukan pada periode ini melibatkan partisipasi aktif dari 20 siswa didik, yang dibimbing dan diasistensikan oleh 4 orang tenaga pengajar dan tutor berpengalaman.

 

Tahapan produksi yang diterapkan mengikuti standar kerja yang terstruktur dan terkontrol untuk memastikan kualitas produk yang dihasilkan. Tahap awal proses dimulai dengan pemilihan bahan baku ikan tuna yang segar, kemudian dilakukan tahap pembelahan dan pemisahan daging dari tulang dengan cermat untuk menghindari kontaminasi dan memastikan kebersihan produk.

 

Setelah itu, daging ikan yang telah diproses melalui serangkaian tahapan pengolahan meliputi perebusan, penggilingan, penyajian bumbu khas, hingga proses pengeringan yang dilakukan dengan teknik yang tepat untuk menjaga kualitas gizi dan rasa produk.

 

Setelah melalui tahapan pengolahan utama, seluruh siswa dibimbing secara langsung oleh tutor untuk melakukan proses pengepakan produk dengan standar keamanan pangan dan telah memiliki sertifikat halal.

 

Selain itu, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai sistem penjualan yang mencakup saluran offline melalui kemitraan dengan usaha lokal di wilayah sekitar Desa Kalanganyar dan Kecamatan Labuan, serta saluran online melalui platform digital yang telah disiapkan oleh lembaga.

 

Produksi abon ikan tuna pada pelatihan kali ini memiliki kapasitas sebanyak 20 kg bahan baku mentah, yang membutuhkan waktu proses selama 2 hari untuk menghasilkan produk jadi yang siap dipasarkan. Dengan netto produk sebanyak 70 gram per kemasan, abon ikan tuna hasil produksi siswa PKBM Maritim dijual dengan harga pasaran sebesar Rp 20.000,- per kemasan.

Baca Juga  Baznas Lumajang Berbagi Berkah Ramadan: 2.100 Paket Sembako Disalurkan di Lumajang, 100 Paket untuk Masjid Istiqlal Timur

 

Keberhasilan program pembuatan abon ikan tuna di PKBM Maritim tidak hanya terlihat dari kualitas produk yang dihasilkan, namun juga dari dampak positif yang diberikan kepada kehidupan siswa dan masyarakat sekitar. Banyak lulusan yang telah mampu mengembangkan usaha abon ikan tuna secara mandiri setelah menyelesaikan pendidikan di PKBM Maritim, bahkan beberapa di antaranya telah mampu memberikan lapangan kerja tambahan bagi warga lokal.

 

Status akreditasi A yang diperoleh pada tahun 2023 juga menjadi bukti bahwa kualitas pendidikan dan pelatihan yang diberikan oleh lembaga telah memenuhi standar nasional, sehingga semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program-program yang ditawarkan.

 

Ke depan, PKBM Maritim berencana untuk mengembangkan program pelatihan lainnya yang masih berbasis pada potensi sumber daya alam lokal, khususnya sektor kelautan dan perikanan yang menjadi kekuatan utama wilayah Kabupaten Pandeglang. Selain itu, lembaga juga akan terus meningkatkan kerjasama dengan berbagai pihak termasuk pemerintah daerah, lembaga bisnis, dan institusi pendidikan lainnya untuk memperluas akses dan manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat.

 

“Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan pendidikan yang tidak hanya memberikan pengetahuan, namun juga memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Program pembuatan abon ikan tuna adalah awal yang baik, dan kami akan terus berinovasi untuk menghadirkan program-program pendidikan yang lebih baik lagi,” pungkas Dina.  (YNA)

Share :

Baca Juga

News

Surat Cinta Aktivis SIGMA, Antara Idealisme dan Pembungkaman Suara. 

News

Bluefire Peduli Batam Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Musibah di Kabupaten Solok

News

Polsek Tambang Gelar Apel Malam Persiapan Patroli Gabungan Skala Besar

News

PLN untuk Rakyat, Perkuat UMKM Batoku Jambi Berbasis Limbah Batok Kelapa

News

Heboh Gaji ASN Pemkab Solok Belum Dibayarkan, Kinerja Ketua TAPD Kabupaten Solok Di Pertanyakan

News

Parah……..! Galian Tanah Proyek Jembatan Cibareno Bahayakan Pengendara, Warga Sebut Kontraktor Tak Becus.

News

Hindari Kekisruhan Pakaian Seragam Sekolah, Ismail Sarlata Minta AMI Kawal Surat Edaran Forkom Riau

News

Bupati Solok Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gedung Sekretariat IBI Cabang Kabupaten Solok