Breaking News

Home / Public Safety And Emergencies

Selasa, 13 Mei 2025 - 11:22 WIB

TNI AD Selidiki Kehadiran Warga Sipil di Lokasi Pemusnahan Amunisi

warta-kota.com – , Jakarta – TNI AD tengah menyelidiki penyebab masuknya warga sipil ke lokasi pemusnahan amunisi kedaluwarsa di Garut, Jawa Barat. Brigjen Wahyu Yudhayana, Kepala Dinas Penerangan TNI AD, menyatakan tim investigasi Angkatan Darat tengah bekerja untuk mengungkap hal tersebut.

“Semua detail sedang diselidiki. Mohon beri waktu pada tim untuk menyelesaikan penyelidikan,” ujar Wahyu pada Selasa, 13 Mei 2025.

Insiden ledakan tersebut mengakibatkan 13 orang meninggal dunia; sembilan warga sipil dan empat personel TNI.

Wahyu menjelaskan, tim investigasi telah melakukan pencarian sejak Senin, 12 Mei 2025, namun dihentikan sementara malam harinya karena kondisi cuaca dan medan yang perlu disterilkan.

Baca Juga  Kisah Inspiratif Affan Kurniawan: Driver Ojol Muda yang Berjuang untuk Keluarga

Aom (46), seorang warga sekitar, mengungkapkan empat temannya menjadi korban. Ia menduga warga sipil yang menjadi korban diminta bantuan oleh tentara dalam proses peledakan.

Menurut Aom, warga sipil kerap membantu menata amunisi usang atau kedaluwarsa untuk diledakkan, namun ia enggan merinci jenis bantuan tersebut.

Ia menambahkan, kegiatan pemusnahan amunisi ini biasanya dilakukan TNI tiga hingga empat kali setahun. “Saya tidak ke lokasi hari itu karena ada keperluan,” katanya pada Senin, 12 Mei 2025.

Baca Juga  TNI AD Musnahkan Amunisi: Kontroversi Warga Sipil di Lokasi

Selain membantu, warga juga sering mengambil sisa material amunisi, seperti besi dan kuningan, untuk dijual ke penadah barang bekas. “Kebanyakan yang dikumpulkan adalah besi,” jelasnya.

Aom mengaku belum pernah terjadi insiden serupa yang mengakibatkan korban jiwa, karena selama ini proses pemusnahan selalu dijaga ketat oleh personel TNI.

Sigit Zulmunir berkontribusi dalam penulisan artikel ini

Pilihan Editor: Setelah Prabowo Murka karena Isu Matahari Kembar

Share :

Baca Juga

Public Safety And Emergencies

Waspada! 3 Titik Demo Jakarta Hari Ini, 8 September 2025

Public Safety And Emergencies

KBRI Tokyo pastikan WNI di Jepang aman usai gempa 7,5 magnitudo

Public Safety And Emergencies

Daftar korban tewas dan luka kecelakaan bus di Semarang

Public Safety And Emergencies

Tragis! Istri Eks PM Nepal Tewas dalam Kebakaran Rumah Akibat Unjuk Rasa

Public Safety And Emergencies

Kecelakaan Maut Bus ALS Medan-Bekasi: 12 Penumpang Tewas di Padang Panjang

Public Safety And Emergencies

Demo Ricuh Jakarta: 58 CCTV Halte TransJakarta Alami Kerusakan

Public Safety And Emergencies

Skandal Korupsi K3: Picu Lonjakan Kecelakaan Kerja di Indonesia?

Public Safety And Emergencies

Erupsi Semeru: Puan Maharani Desak Pemerintah Lindungi Warga dan Pendaki