
Timnas Jepang merencanakan pertandingan persahabatan melawan tim-tim unggulan setelah menghadapi Indonesia dalam kualifikasi Piala Dunia 2026.
Jepang akan menghadapi Indonesia pada laga terakhir Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 tanggal 10 Juni mendatang.
Setelah kualifikasi, Samurai Biru berencana menguji kemampuan mereka melawan lawan yang lebih kuat.
Dominasi tim asuhan Hajime Moriyasu di Asia memang tak terbantahkan.
Dalam enam laga Kualifikasi putaran ketiga, Wataru Endo dan kawan-kawan mengumpulkan 20 poin dari delapan pertandingan.
Prestasi ini belum termasuk Kualifikasi putaran kedua, di mana mereka meraih kemenangan sempurna dalam enam laga dengan 18 poin dan agregat gol 24-0.
Sebagai tim dengan peringkat FIFA tertinggi di Asia, Jepang memang kesulitan menemukan lawan yang seimbang.
Tim dengan peringkat FIFA terdekat di Asia adalah Iran, namun berada di grup berbeda.
Indonesia, peringkat 123 FIFA, menjadi lawan terlemah Jepang di Grup C.
Andre Rosiade telah menyerahkan inisial JN dan P, yang diduga terkait mafia sepak bola Indonesia, kepada Erick Thohir.
Mengingat Piala Dunia 2026 diikuti oleh negara-negara elite dunia, Jepang perlu mencari lawan yang lebih tangguh sebagai persiapan.
Federasi Sepak Bola Jepang (JFA) pun segera mengumumkan lawan uji coba untuk bulan September.
Dua lawan yang dipilih pada jeda internasional tersebut adalah Amerika Serikat dan Meksiko.
“Lawan kami, Meksiko dan Amerika Serikat, merupakan tim-tim fantastis yang dilatih oleh pelatih-pelatih kenamaan dunia,” ujar pelatih Hajime Moriyasu.
Timnas Meksiko dilatih oleh Javier Aguirre, sementara timnas AS dipimpin oleh Mauricio Pochettino.
“Kami, Samurai Biru, memiliki peringkat FIFA yang berdekatan (dengan Meksiko dan AS).”
“Jadi saya rasa kami berada di level yang seimbang,” kata Moriyasu di situs resmi JFA.
Berdasarkan peringkat FIFA terbaru, ketiga negara tersebut berurutan dalam peringkat FIFA.
Jepang berada di peringkat 15, disusul AS di posisi 16, dan Meksiko di peringkat 17.
PSIS Semarang akhirnya merilis pernyataan resmi setelah terdegradasi.
Sementara itu, PSSI belum mengumumkan agenda timnas Indonesia setelah Kualifikasi putaran ketiga.
Tim Garuda masih menunggu hasil akhir Grup C untuk menentukan langkah selanjutnya.
Jika finis di dua besar, Indonesia akan lolos otomatis ke Piala Dunia 2026.
Namun, jika finis di peringkat ketiga atau keempat, anak asuh Patrick Kluivert harus menjalani Kualifikasi putaran keempat.
Jika finis di dua posisi terbawah, Indonesia akan tersingkir dari Piala Dunia.
Penyerang Los Angeles FC, Adrian Wibowo, mengaku bangga memiliki darah Indonesia. Debutnya di MLS menjadi batu loncatan untuk mengejar mimpinya.















