Breaking News

Home / Daerah / News

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:37 WIB

Terekam 25 Kali Letusan Pagi Hingga Siang, Aktivitas Gunung Semeru Masih Siaga

Warta-kota.com, Lumajang – Aktivitas Gunung Semeru (3.676 mdpl) di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, masih berada pada Level III (Siaga). Berdasarkan laporan MAGMA-VAR periode pengamatan Jumat, 27 Februari 2026 pukul 06.00–12.00 WIB, tercatat puluhan aktivitas kegempaan yang didominasi gempa letusan.

Dalam periode enam jam tersebut, petugas mencatat 25 kali gempa letusan dengan amplitudo 10–22 mm dan durasi 64–160 detik. Selain itu, terjadi satu kali gempa guguran dengan amplitudo 7 mm dan durasi 46 detik. Tercatat pula tiga kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 30–35 mm, S-P 13–14 detik, serta durasi 42–83 detik.
Secara meteorologi, cuaca di kawasan gunung terpantau cerah, berawan, mendung hingga hujan. Angin bertiup lemah ke arah tenggara dengan suhu udara berkisar 20–26 derajat Celsius.

Baca Juga  Demi Terwujudnya Wilayah Bebas Halinar, Lapas Pancur Batu Kanwil Kemenkumham Sumut Gelar Razia Rutin Kamar Hunian WBP

Namun secara visual, puncak gunung tertutup kabut 0-I hingga 0-III sehingga asap kawah maupun kolom letusan tidak dapat teramati. Tidak ada laporan visual terkait tinggi kolom abu karena kondisi puncak tertutup kabut tebal.

Hingga laporan ini disampaikan, tidak terdapat keterangan tambahan terkait perkembangan aktivitas lainnya.
Dengan status Level III (Siaga), masyarakat dilarang melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi.

Di luar jarak tersebut, warga juga tidak diperbolehkan beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar hingga 17 kilometer dari puncak.

Baca Juga  Pemkab Solok Ikut Rapat Percepatan Penyusunan R3P Pascabencana Bersama Gubernur dan BNPB

Masyarakat juga diimbau tidak beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak karena rawan bahaya lontaran batu pijar. Selain itu, warga diminta mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak, terutama Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, termasuk sungai-sungai kecil yang menjadi anak Sungai Besuk Kobokan.

Warga di sekitar lereng gunung diharapkan tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, dan mematuhi seluruh rekomendasi resmi dari otoritas kebencanaan.

(Si)

Share :

Baca Juga

Berita Utama Daerah

Viral, Event Pagelaran Seni Tradisional Kabupaten Solok Ramai Dimedia Sosial

News

Dugaan Kilang Kayu Ilegal di Meranti Bongkar Fakta Mengejutkan: “Kayu Diantar Aparat”, Integritas Hukum Dipertaruhkan

Berita Utama Daerah

Bupati Solok Lepas Keberangkatan Calon Jamaah Haji Kloter 13 Tahun 1446 H/2025 M

News

Lapas Kelas IIA Sibolga Sapa Warga Binaan, Bersama Jaga Keamanan dan Ketertiban

Daerah

Aksi Bersih Pantai, Pj Wako Andree Algamar Ajak Pelajar Cintai Lingkungan

News

Giat Penyaluran Bantuan Bencana, Peradi Kota Padang Temui Gubernur

News

MotoGP Inggris 2025: Marc Marquez Raih Posisi Tercepat di FP1

Jember

Sambut Nataru 2025, Jalur Perlintasan Sebidang di Tongas Ditingkatkan