Breaking News

Home / Finance

Sabtu, 6 Desember 2025 - 14:51 WIB

Surya Semesta Alihkan Aset Triliunan Rupiah: Fokus Bisnis Perhotelan Lebih Optimal

warta-kota.com JAKARTA. PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) baru-baru ini mengumumkan langkah strategis dengan mengalihkan kepemilikan saham dan aset tanah kepada salah satu anak perusahaannya. Nilai total dari transaksi internal ini mencapai angka yang signifikan, yakni Rp 1,66 triliun. Proses restrukturisasi ini secara resmi dilaksanakan pada tanggal 1 Desember lalu.

Berdasarkan informasi yang tertera dalam keterbukaan informasi yang dipublikasikan pada tanggal 3 Desember 2025, SSIA melaporkan bahwa pengalihan mencakup seluruh saham yang sebelumnya dimiliki oleh perseroan di dalam beberapa entitas. Entitas tersebut meliputi PT Sitiagung Makmur (SAM), PT Surya Internusa Hotels (SIH), dan PT Surya Semesta Realti (SSR). Seluruh saham ini dialihkan kepada PT Suryalaya Anindita International (SAI). Selain itu, saham PT TCP Internusa (TCP) yang berada di dalam SAM juga turut dialihkan kepada SAI.

Nilai inbreng saham SAM tercatat sebesar Rp366,93 miliar. Sementara itu, nilai inbreng saham SIH mencapai Rp379,05 miliar, dan nilai inbreng saham SSR adalah Rp117,66 miliar. Pembayaran atas pengalihan saham-saham ini dilakukan oleh SAI melalui penerbitan saham baru yang diberikan kepada Perseroan dan TCP.

Baca Juga  Rebound Properti: Saham-Saham Unggulan Rekomendasi Analis

Lebih lanjut, SSIA juga melakukan pengalihan aset tanah yang sebelumnya dimiliki oleh TCP kepada SAI. Pembayaran atas pengalihan tanah ini juga dilakukan oleh SAI dengan menerbitkan saham baru yang diberikan kepada TCP.

Intip Rekomendasi Saham BUMA Internasional Grup (DOID) Saat Kinerja Kurang Memuaskan

Aset tanah yang dialihkan dalam transaksi ini memiliki luas 8.525 meter persegi dan berlokasi strategis di Jakarta Selatan. Nilai inbreng tanah ini tercatat sebesar Rp803,55 miliar.

Manajemen SSIA menjelaskan bahwa transaksi ini merupakan bagian dari upaya perseroan untuk melaksanakan reorganisasi, restrukturisasi, dan/atau pengelompokan unit usaha serta aset-aset yang dimiliki dan/atau dikelola oleh entitas anak perusahaannya.

Dengan adanya transaksi ini, entitas anak yang bergerak di bidang perhotelan akan dikelompokkan di bawah naungan SAI. Melalui penyatuan portofolio produk dan aset-aset perhotelan yang bergerak dalam bidang usaha yang sejenis, perseroan berharap dapat menciptakan sinergi dalam pengembangan usaha perhotelan dan memanfaatkan potensi pertumbuhan yang ada di industri perhotelan.

Baca Juga  Pegadaian Raup Laba Fantastis Rp 5,6 Triliun Berkat Ekosistem Emas

“Setelah pelaksanaan Transaksi, SAM, SIH, SSR dan TCP akan tetap menjadi perusahaan yang terkendali oleh perseroan,” demikian pernyataan manajemen dalam prospektus tersebut.

Aset yang dikonsolidasikan mencakup seluruh hotel yang saat ini dimiliki oleh SSIA, serta sejumlah lahan (land bank) yang direncanakan untuk dikembangkan menjadi hotel atau fasilitas pendukung bisnis hotel di masa yang akan datang. Setelah penggabungan ini, aset SAI diperkirakan akan bertambah seiring dengan peningkatan ekuitas SAI.

Peningkatan aset ini diharapkan dapat mendukung SSIA dalam mencari pembiayaan untuk unit perhotelannya.

  SSIA Chart by TradingView  

“Saat ini, perseroan lebih dikenal sebagai perusahaan konstruksi dan kawasan industri. Sementara itu, unit perhotelan kami masih belum terpublikasi secara luas,” ungkap manajemen SSIA.

Share :

Baca Juga

Finance

CEO Indosat (ISAT) Vikram Sinha Tambah Kepemilikan Saham

Finance

IHSG Melesat: Dampak Positif Kesepakatan Dagang RI-Uni Eropa Terhadap Pasar Saham

Finance

BEI Pangkas Target IPO: Analis Ungkap Strategi Investasi Cerdas

Finance

Liverpool Pecahkan Rekor Transfer: Rp8,9 Triliun untuk Era Baru Arne Slot & Isak

Finance

IHSG Menguat Signifikan: MBMA, BUMI, TLKM Pimpin Kenaikan LQ45 Pagi Ini

Finance

Strategi Gates Foundation: 3 Fokus Utama 20 Tahun Mendatang Sebelum Penutupan

Finance

IHSG Melesat Lampaui 8.000: UNVR, BBTN, MAPA Pendorong Utama LQ45

Finance

Harga emas Antam hari ini pecah rekor tertinggi sepanjang sejarah, cek rinciannya!