Breaking News

Home / Finance

Kamis, 6 November 2025 - 15:51 WIB

Solusi Sinergi WIFI Resmi Jadi Penghuni Baru MSCI Small Cap!

warta-kota.com JAKARTA. PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), sebuah perusahaan emiten yang bergerak di bidang penyediaan infrastruktur telekomunikasi, kini menjadi bagian dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) Indonesia Small Cap Index berdasarkan hasil evaluasi di bulan November 2025.

WIFI tidak sendiri, melainkan bergabung dengan enam saham perusahaan lainnya dalam MSCI Indonesia Small Cap Index. Daftar tersebut meliputi PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DNSG), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), saham dari Grup MNC yaitu PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN), PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), serta PT Timah Tbk (TINS).

Rebalancing Indeks MSCI November 2025, Begini Proyeksi Analis KISI

Keputusan ini sejalan dengan analisis yang diterbitkan oleh Samuel Sekuritas Indonesia pada tanggal 9 Oktober 2025. Berdasarkan analisis tersebut, WIFI dinilai memiliki probabilitas yang tinggi untuk masuk ke dalam indeks setelah berhasil melampaui batasan minimum yang ditetapkan.

Baca Juga  Tips Bengkel: Periksa Hal Ini Sebelum Beli Ford Fiesta Bekas

Batasan tersebut mencakup Free Float Adjusted Market Cap (FFMC) sebesar US$ 375 juta, Average Daily Traded Value (ADTV) sebesar US$ 1,5 juta, dan Annualized Traded Value Ratio (ATVR) sebesar 15%.

Shannedy Ong, Direktur Solusi Sinergi Digital, menyampaikan bahwa dengan adanya langkah ekspansif dan pengakuan dari MSCI, WIFI kini berada pada jalur yang tepat untuk semakin memperkuat posisinya sebagai penyedia infrastruktur telekomunikasi.

“Kami berada di jalur yang benar untuk mengukuhkan peran kami dalam memperluas akses digital di Indonesia yang inklusif dan mampu bersaing secara global,” jelasnya dalam keterangan resminya pada Kamis (6/11/2025).

Seperti yang diketahui, WIFI melalui anak perusahaannya, PT Telemedia Komunikasi Pratama, berhasil memenangkan lelang pita frekuensi radio 1,4 GHz Regional I yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Baca Juga  Emas Antam Hari Ini: Harga 20 Oktober 2025 Anjlok Rp 13.000!

Kemenangan dalam lelang ini memberikan hak kepada PT Telemedia Komunikasi Pratama untuk menggunakan 1 blok pita frekuensi sebesar 80 MHz (1432 MHz hingga 1512 MHz) untuk wilayah Jawa, Papua, dan Maluku selama periode 10 tahun.

Rebalancing Berpotensi Jadi Angin Segar Bagi Indeks LQ45, Ini Kata Analis

Shannedy menambahkan bahwa keberhasilan memenangkan lelang pita frekuensi 1,4 GHz semakin memperkuat langkah Surge dalam memperluas konektivitas digital melalui layanan Fixed Broadband dan Fiber to the Home (FTTH).

“Kami menargetkan lima juta homepass hingga tahun 2026, dengan target 2,5 juta homepass sudah terpasang pada akhir tahun 2025,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Finance

Harga Emas Antam Hari Ini Melonjak, Investasi Galeri24 Juga Ikut Naik!

Finance

Saham MGLV, BWPT, dan UANG Dihentikan Sementara: Harga Melonjak Drastis di BEI

Finance

Persib Bandung untung besar: 2 target mahal bisa irit dibungkus dan hemat Rp31 miliar, Bobotoh cek

Finance

Harga Emas Antam Hari Ini Sentuh Rp1.014.000: Buruan Beli Sebelum Naik!

Finance

Rekomendasi Saham TINS, BBTN, AKRA: Peluang Trading Kamis, 11 September 2025

Finance

Investor Asing Jual Besar Saham Ini: Daftar Lengkap Akhir Pekan Lalu

Finance

Rupiah Melemah? Ini Strategi Investasi Valas Cerdas untuk Investor Indonesia

Finance

Rupiah Anjlok! Kurs Dolar AS Sentuh Rp 16.591 Hari Ini