Breaking News

Home / Finance

Jumat, 12 September 2025 - 07:52 WIB

Saham FITT, AMMS, dan PGUN: Gembok Suspensi Dibuka, Analisa Pergerakan Terbaru

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mencabut suspensi perdagangan saham PT Hotel Fitra International Tbk (FITT), PT Agung Menjangan Mas Tbk (AMMS), dan PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN).

Keputusan ini memungkinkan ketiga saham tersebut untuk kembali diperdagangkan, efektif hari Jumat, 12 September 2025.

Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, menjelaskan bahwa saham FITT, AMMS, dan PGUN dapat diperjualbelikan di pasar reguler dan pasar tunai, di seluruh pasar, mulai sesi I hari ini.

Baca Juga  Emas Antam Hari Ini: Harga 20 Oktober 2025 Anjlok Rp 13.000!

Saham ITMA, LION, dan SMKM Kompak Menguat Setelah Suspensi Sahamnya Dibuka

Hingga pukul 11.51 WIB, saham FITT menunjukkan peningkatan signifikan, mencapai Rp 835 per saham, atau kenaikan 24,63%. Kinerja saham ini sangat menonjol, dengan kenaikan 321,72% dalam sebulan terakhir dan lonjakan luar biasa sebesar 760,82% sejak awal tahun.

Menunjukkan tren serupa, saham PGUN juga mengalami peningkatan sebesar 9,87%, mencapai harga Rp 4.230 per saham pada waktu yang sama. Dalam sebulan, saham ini telah meningkat 196,84%, dan sejak awal tahun mencatatkan kenaikan yang tajam sebesar 897,64%.

Baca Juga  IHSG berpotensi konsolidasi pada Senin (15/12), cek rekomendasi sahamnya

Berbeda dengan dua saham sebelumnya, saham AMMS mengalami koreksi tipis sebesar 0,78%, berada di level Rp 254 per saham. Meskipun demikian, saham AMMS masih menunjukan kinerja positif dengan kenaikan 81,43% dalam sebulan terakhir dan peningkatan sebesar 519,51% sejak awal tahun.

Share :

Baca Juga

Finance

Pahami Perbedaan Bull Market dan Bear Market: Panduan Investasi Lengkap

Finance

Surya Semesta Alihkan Aset Triliunan Rupiah: Fokus Bisnis Perhotelan Lebih Optimal

Finance

Saham MAPI: Analis Ungkap Peluang di Tengah Pemulihan Ekonomi

Finance

Rebound Properti: Saham-Saham Unggulan Rekomendasi Analis

Finance

Rupiah menguat 0,16% dalam sepekan, simak proyeksinya untuk pekan depan

Finance

APSyFI Surati Menkeu: Upaya Penyelamatan Industri Pembiayaan Terancam?

Finance

IPO, Cipta Sarana Medika (DKHH) Tawarkan Harga Saham Perdana Rp 132 Per Saham

Finance

Aksi asing di saham big banks, keluar di BRI (BBRI) masuk ke Bank Mandiri (BMRI)