Ratusan Buruh Adukan PT Mitra Ogan Ke Gubernur Sumsel 16 Bulan Tak Di Gaji Tungakan Capai 71,1 miliar Pemerintah Jangan Tutup Mata
Kamis 31 Juli 2025 Cecep Wahyudin SP. selaku ketua PD F SPP SPSI Provinsi Sumatera Selatan, bersama Heriyadi (sekretaris) Hendra (wakil ketua )dan tim hukum LKBH SPSI Sumatera Selatan Hendi Romadhoni SH, mendampingi ketua puk SPP SPSI PT Mitra Ogan Oku, bpk Hadi Amin dan pengurus lainnya yang mewakili sekitar 580 an pekerja dan anggota SPP SPSI untuk melaksanakan pengaduan dan audiensi ke pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam hal ini diterima oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan BPK. Drs.H. Edward Candra MH. di ruang Bina Praja Kantor Gubernur Sumatera Selatan.
Hal ini adalah pengaduan Nasib para pekerja PT. Mitra Ogan yang sudah 16 bulan tidak mendapatkan upah, 80-an pensiunan belum diberikan haknya dan pelanggaran hak-hak normatif lainnya dalam hal ini Sekda mewakili gubernur Sumatera Selatan berjanji menyelesaikan hal ini dan progres tindak lanjut paling lama 1 bulan, dari Sejak pertemuan acara ini juga dihadiri oleh bidang pengawas Ketenagakerjaan,dan bidang PHI, Disnakertrans Sumsel, biru hukum Provinsi Sumatera Selatan, Biro Umum Provinsi Sumatera Selatan, Dinas Perkebunan Sumatera Selatan, dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Sumatera Selatan.
Saya selaku ketua PD F SPP SPSI Sumatera Selatan berharap Pemprov Sumatera Selatan dalam hal ini, gubernur Sumatera Selatan dapat membantu menyelesaikan masalah ini, karena surat disposisi penyelesaian masalah Sudah terbit dari Dirjen pengawasan dan K3 Kementerian RI sejak 26 Mei 2005 kedinakertrans Sumatera Selatan namun belum ada tindak lanjut kami ajak kawan-kawan perwakilan pekerja PT Mitra Ogan bertemu dengan pemprov Sumsel, supaya tidak terjadi aksi demonstrasi dan aksi-aksi brutal lainnya di perusahaan karena hal ini berkaitan dengan isi perut dan hajat hidup orang banyak PT. Mitra Ogan ini perusahaan BUMN milik negara maka pemerintah harus hadir menyikapi permasalahan ini.
Ketua PUK SPP SPSI PT. Mitra Ogan berharap semua pihak terkait segera membantu menyelesaikan masalah ini, supaya tidak terjadi aksi anarkis para pekerja, baik demonstrasi maupun hal lainnya Pemprov Sumatera Selatan, gubernur Sumatera Selatan adalah orang tua kami mohon bantu nasib masa depan kami, kami butuh kepastian anak-anak butuh sekolah dan kami juga butuh kehidupan untuk melanjutkan hidup dan terima kasih atas respon Pemprov Untuk segera menyelesaikan permasalahan ini.















