
Mauro Zijlstra masih membutuhkan waktu untuk bergabung dengan timnas Indonesia.
Striker muda berbakat ini saat ini bermain untuk Volendam U-21, menorehkan catatan impresif enam gol dan satu assist dari lima pertandingan musim ini.
Keturunan Indonesia mengalir dari pihak neneknya melalui garis ayah, yang konon berasal dari Bandung.
Namun, PSSI memastikan Mauro belum masuk rencana timnas setidaknya hingga Juni mendatang.
Nasib Sial yang Dialami Pemain Andalan Patrick Kluivert di Timnas Indonesia 30 Detik Setelah Kick-off
Arya Sinulingga, anggota Exco PSSI, menjelaskan bahwa proses administrasi Mauro masih berlangsung dan membutuhkan waktu.
Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa Mauro telah masuk radar PSSI dan berpotensi bergabung dengan timnas di masa depan.
“Mengenai Mauro, masih ada beberapa tahapan administrasi yang perlu kita selesaikan,” ujar Arya Sinulingga melalui kanal YouTube pribadinya, seperti dikutip BolaSport.com.
“Sehingga, Mauro belum diproses lebih lanjut,” tambahnya.
Update Kabar Shin Tae-yong di Korea Selatan – Sibuk Menandatangani Autograf Meski Timnya Menelan Kekalahan Pahit
PSSI memang tertarik untuk merekrut Mauro guna memperkuat lini depan timnas Garuda. Saat ini, Ole Romeny menjadi andalan utama karena beberapa pemain lain belum menunjukkan konsistensi.
Mauro berpotensi menjadi aset berharga bagi timnas Indonesia di masa mendatang jika kariernya terus berkembang.
PSSI meminta semua pihak bersabar, karena tengah mempersiapkan langkah-langkah untuk merekrut Mauro.
“Mudah-mudahan setelah langkah-langkah yang kita kerjakan bersama Mauro, ada proses yang bisa kita lakukan untuk pemain ini,” jelasnya.
Performa Ole Romeny Setelah Digantikan Marselino Ferdinan saat Oxford United Berhadapan dengan Swansea City
Arya memastikan tidak ada pemain keturunan lain yang akan diproses dalam waktu dekat untuk timnas senior.
Hal ini mengindikasikan bahwa Patrick Kluivert memilih untuk fokus pada pemain yang ada saat ini.
Apalagi, ia baru memimpin dua pertandingan dan masih perlu memahami seluruh pemain di tim.
Jadwal padat timnas Garuda juga menjadi pertimbangan, mengingat pemusatan latihan akan segera dimulai bulan ini.
“Melihat kualitas tim saat melawan Australia dan Bahrain,”
“Kemudian pertandingan melawan China dan Jepang, serta target yang ingin kita raih,”
“Sepertinya sudah cukup baik, jadi tidak ada pemain baru hingga Juni,” pungkasnya.















