Breaking News

Home / Finance

Kamis, 16 Oktober 2025 - 07:51 WIB

Prospek Cerah: Yield SUN Turun, Pasar Obligasi Korporasi Bergairah

warta-kota.com JAKARTA. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) meyakini bahwa penurunan imbal hasil (yield) Surat Utang Negara (SUN) tenor 10 tahun memberikan dorongan signifikan bagi penerbitan obligasi korporasi.

Suhindarto, Chief Economist Pefindo, menyampaikan proyeksi bahwa tren penurunan yield obligasi pemerintah yang terjadi saat ini diperkirakan akan terus berlanjut hingga penghujung tahun.

“Namun demikian, kelanjutan tren ini akan sangat bergantung pada seberapa besar penurunan suku bunga yang akan diambil oleh Bank Indonesia (BI) pada kuartal keempat tahun ini,” ungkapnya saat menjawab pertanyaan dari Kontan dalam konferensi pers virtual yang diselenggarakan oleh Pefindo, Kamis (16/10/2025).

Yield SBN 10 Tahun Turun, Pemerintah Bisa Hemat Bunga Utang Rp 8 Triliun

Baca Juga  Saham SKRN dan HOMI Disuspensi BEI Akibat Lonjakan Harga Drastis

Dengan kondisi yield obligasi pemerintah yang lebih rendah, Suhindarto berpendapat bahwa situasi ini memberikan keuntungan bagi obligasi korporasi, membuka potensi peningkatan volume penerbitannya.

“Oleh karena itu, kami berharap bahwa menjelang akhir tahun ini hingga tahun depan, aktivitas penerbitan obligasi akan tetap solid, bahkan cenderung lebih ramai dibandingkan periode sebelumnya,” jelasnya lebih lanjut.

Ia menjelaskan bahwa pasar surat utang pemerintah saat ini mendapatkan dukungan yang kuat dari investor domestik. Hal ini memberikan dampak positif terhadap stabilitas pasar, seiring dengan masuknya aliran dana asing ke pasar obligasi.

Dengan tingkat risiko yang semakin menurun, Suhindarto melihat bahwa investor asing mulai menunjukkan minat terhadap aset-aset di negara berkembang (emerging markets) sebagai tujuan penempatan dana investasi mereka.

Baca Juga  IHSG Menguat Signifikan: MBMA, BUMI, TLKM Pimpin Kenaikan LQ45 Pagi Ini

Selain itu, Indonesia saat ini masih mempertahankan peringkat investment grade dengan rating sovereign BBB. Kondisi ini menempatkan pasar keuangan Indonesia dalam radar investasi investor global.

“Dengan demikian, kami memprediksi bahwa minat investor asing terhadap pasar keuangan Indonesia akan tetap terjaga dengan baik di masa mendatang,” ujar Suhindarto.

Lebih lanjut, hingga akhir tahun, Suhindarto memperkirakan bahwa yield SUN 10 tahun berpotensi mencapai level 5,9%, dengan level resisten di 6,2%.

Menakar Prospek Obligasi Pemerintah RI Seiring Tren Yield yang Turun

Share :

Baca Juga

Finance

Sukuk Ritel SR023: Investasi Aman dengan Kupon Menarik, Mulai Ditawarkan!

Finance

Strategi Jitu Alokasi Portofolio Investasi Anda di Tahun 2025

Finance

Perjanjian Dagang Internasional Picu Penurunan Penerimaan Negara? Ini Kata Kemenkeu

Finance

Rupiah Melemah, Nilai Tukar Tembus Rp 14.433 per Dolar AS

Finance

Harga BBM BP-AKR Turun: Cek Daftar Lengkap dan Terbaru!

Finance

Saham blue chip tertekan, pergerakan IHSG ditopang saham lapis dua

Finance

Investor Asing Jual Saham Rp 278 Miliar Meski IHSG Naik: Saham Apa Saja?

Finance

RAFI Pertimbangkan Obligasi dan Saham Baru untuk Ekspansi Bisnis