
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, pada siang hari ini, setelah menyelesaikan kunjungan kerjanya di Doha, Qatar, wilayah Timur Tengah.
Kedatangan Presiden Prabowo di Bali bertujuan untuk meninjau secara langsung berbagai bangunan dan infrastruktur yang terdampak, serta memberikan perhatian kepada para korban banjir bandang yang baru-baru ini melanda Pulau Dewata.
Pesawat kepresidenan yang membawa Prabowo mendarat sekitar pukul 12.30 WITA, hari Sabtu (13/9). Sambutan hangat diberikan oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya, dan Gubernur Bali I Wayan Koster begitu ia tiba.

Setibanya di Bali, agenda pertama Presiden Prabowo adalah mengunjungi Pasar Badung, yang sempat mengalami kerusakan akibat terjangan banjir bandang. Di lokasi tersebut, Presiden dan rombongan akan melakukan peninjauan terhadap basement pasar yang terendam air, serta melihat langsung kondisi kios-kios pedagang yang terdampak.
Selanjutnya, Presiden Prabowo dijadwalkan untuk meninjau bangunan-bangunan dan infrastruktur yang mengalami kerusakan parah akibat terjangan banjir yang melanda Bali.

Dampak dari bencana banjir bandang ini terus menunjukkan peningkatan. Hingga saat ini, tercatat 18 korban jiwa, 5 orang masih dinyatakan hilang, dan sebanyak 441 warga terpaksa mengungsi.
Menurut data dari BPBD Provinsi Bali, sedikitnya 514 unit bangunan di berbagai wilayah Bali mengalami kerusakan akibat banjir bandang yang disebut sebagai yang terburuk dalam satu dekade terakhir.
















