Breaking News

Home / Urban Infrastructure

Selasa, 21 Oktober 2025 - 14:51 WIB

Penelitian BRIN Ungkap Bahaya Mikroplastik dalam Air Hujan Jakarta, Pemprov DKI Bertindak

Menanggapi temuan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tentang adanya kandungan mikroplastik dalam air hujan di wilayah Jakarta, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah mengambil langkah-langkah investigasi mendalam.

“Berkaitan dengan informasi mengenai air hujan yang mengandung plastik, yang telah diungkapkan oleh BRIN, kami di Pemprov DKI telah melakukan kajian yang komprehensif,” jelas Pramono saat ditemui di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Cakung, Jakarta, pada hari Selasa (21/10).

Lebih lanjut, Pramono menyampaikan bahwa Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta akan segera memaparkan hasil penelitian mereka kepada masyarakat luas.

“Saya akan meminta Kepala Dinas Lingkungan Hidup untuk segera menyampaikan hasil kajian mereka kepada publik. Mereka juga sedang melakukan penelitian terkait hal ini, dan saya akan meminta mereka untuk mempublikasikannya dalam waktu dekat,” imbuhnya.

Sebelumnya, hasil penelitian dari BRIN menunjukkan bahwa air hujan di Jakarta mengandung partikel mikroplastik yang berpotensi membahayakan, yang berasal dari berbagai aktivitas manusia di perkotaan. Penemuan ini mengindikasikan bahwa pencemaran plastik tidak hanya terbatas pada tanah dan laut, tetapi juga telah menjangkau atmosfer.

Baca Juga  Ekosida Pantura: Industri Picu Pesisir Utara Jawa Tenggelam Lebih Parah

Muhammad Reza Cordova, seorang peneliti dari BRIN, menjelaskan bahwa penelitian yang telah dilakukan sejak tahun 2022 mengindikasikan keberadaan mikroplastik dalam setiap sampel air hujan yang diambil di Ibu Kota. Partikel-partikel plastik berukuran mikroskopis ini terbentuk akibat degradasi limbah plastik yang terbawa oleh udara karena aktivitas manusia.

“Sumber mikroplastik ini bervariasi, mulai dari serat sintetis pakaian, debu yang berasal dari kendaraan dan ban, residu pembakaran sampah plastik, hingga degradasi plastik yang terjadi di ruang terbuka,” terang Reza, seperti yang dikutip dari situs resmi BRIN pada Jumat (17/10).

Sebagai respons terhadap temuan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengenai kandungan mikroplastik dalam air hujan di Jakarta, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta telah mengambil langkah-langkah tindak lanjut.

Menurut Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto, pihaknya terus berupaya memperkuat pengendalian sampah plastik secara menyeluruh, mulai dari sumbernya hingga penanganan akhir, termasuk melakukan pemantauan kualitas udara dan air hujan secara berkala.

Baca Juga  PTPP Garap Proyek Tol Surabaya-Gempol Senilai Rp 140 Miliar: Ekspansi Infrastruktur!

“Menjaga agar langit Jakarta terbebas dari mikroplastik adalah tanggung jawab kita bersama. Perubahan perilaku masyarakat menjadi kunci utama dalam mengatasi permasalahan sampah plastik ini,” tegas Asep dalam keterangan resminya, Sabtu (19/10).

Beberapa inisiatif yang telah diimplementasikan oleh Pemprov DKI Jakarta meliputi penerbitan Peraturan Gubernur Nomor 142 Tahun 2019 tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan, perluasan Jakstrada Persampahan yang menargetkan pengurangan sampah hingga 30 persen dari sumbernya, pengembangan bank sampah, fasilitas TPS 3R (Reduce, Reuse, Recycle), serta berbagai inisiatif daur ulang yang berbasis komunitas.

Saat ini, DLH DKI Jakarta bekerja sama dengan BRIN untuk memperluas pemantauan mikroplastik di udara dan air hujan melalui sistem Jakarta Environmental Data Integration (JEDI), sebuah platform berbasis data yang dirancang untuk memantau kualitas lingkungan secara terintegrasi.

Data yang dihasilkan dari sistem ini akan digunakan sebagai dasar dalam pengambilan kebijakan yang berbasis pada bukti (evidence-based policy).

Share :

Baca Juga

Urban Infrastructure

Inkindo: Evaluasi Total Bangunan Publik Tanpa Izin Mendesak Dilakukan

Urban Infrastructure

PTPP Garap Proyek Tol Surabaya-Gempol Senilai Rp 140 Miliar: Ekspansi Infrastruktur!

Urban Infrastructure

Lokomotif KA Malioboro Ekspres Rusak Parah Setelah Tabrak 7 Motor di Madiun

Urban Infrastructure

Kabar Gembira: Tarif Tol Natal & Tahun Baru Berpotensi Diskon!

Urban Infrastructure

Jalur Ambles, 20 Perjalanan KA Srilelawangsa Dibatalkan!

Urban Infrastructure

Pramono Anjurkan Ibu Kota Jakarta Pindah ke Kota Tua: Solusi?

Urban Infrastructure

Jasa Marga Terapkan Contraflow Puncak: Antisipasi Kemacetan Arus Mudik

Urban Infrastructure

Nikmati Gratis Naik MRT, LRT, dan Transjakarta: Syarat & Ketentuan 17 & 19 September