Breaking News

Home / News

Senin, 6 Oktober 2025 - 10:55 WIB

Pemotongan Besi Scrab Kerangka Kapal BG Titan 14 Kembali Dilanjutkan

Pandeglang, warta-kota.com

Setelah sempat terhenti sebelumnya pengerjaan pemotongan besi scrab kerangka kapal BG Titan 14 di pesisir pantai Desa Cigondang, Kecamatan Labuan, kini dilanjutkan kembali sejak tanggal 5 dan 6 Oktober 2025.

Menurut Murdani, salah satu pekerja lapangan dari PT. Teguh Abadi Setia Kawan mengatakan bahwa dirinya dan 4 orang pekerja lainnya ditugaskan untuk memotong besi scrab kerangka kapal. Ia berharap agar pihak berwenang tidak mempersulit proses pemotongan dan membiarkan mereka bekerja dengan lancar.

“Kami hanya kuli yang berasal dari Madura. Kami memiliki keluarga yang ditinggalkan dan tanggung jawab sebagai kepala keluarga yang sedang merantau dan mencari nafkah,” kata Murdani.

Murdani juga mempertanyakan mengapa pihak berwenang mempersulit proses pemotongan jika izin sudah lengkap. Ia berharap agar masalah ini dapat diselesaikan secepatnya agar mereka dapat bekerja dan menyelesaikan tugasnya.

Baca Juga  Jelang Presisi Merdeka Run 2025, Polda Jambi Gelar Apel Besar di Mapolresta: Kapolda Tekankan Humanisme dan Disiplin

Seorang nelayan lokal dari Desa Cigondang, Kecamatan Labuan, mengharapkan agar penyingkiran kerangka kapal BG Titan 14 segera dilakukan. Sebagai nelayan jaring udang yang beroperasi di perairan Pulau Popole, ia merasa terganggu dengan keberadaan kapal karam tersebut.

Aldi khawatir bahwa jaringnya dapat tersangkut atau terbawa arus ke arah kapal, serta risiko perahunya menabrak kapal pada malam hari karena kurangnya cahaya di kapal tongkang. Apalagi saat cuaca buruk menjelang akhir tahun.

“Perairan Pulau Popole merupakan lokasi yang kaya akan udang lobster dengan nilai jual yang bagus. Kami berharap agar kerangka kapal tersebut dapat segera dievakuasi demi keselamatan dan kenyamanan nelayan,” kata Aldi.

Baca Juga 

Kegiatan penyingkiran kerangka Kapal BG Titan 14 merupakan bagian dari upaya percepatan pemulihan keselamatan pelayaran dan perlindungan lingkungan laut. Hal ini berkaitan dengan amanat UU Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, dan UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

” Kami percaya hukum harus ditegakkan dengan adil, dan kami pun juga telah berkoordinasi
dengan Desa setempat, Muspika Labuan, UPP Sahbandar Labuan, Kementerian Kelautan, agar kegiatan ini bisa dilanjutkan demi keselamatan pelayaran dan kepentingan masyarakat pesisir Pandeglang,” kata Supri Abdul Fatah, Koordinator Lapangan PT. Teguh Abadi Setia Kawan.  (YNA)

Share :

Baca Juga

News

Antisipasi Balap Liar, Begal, Tawuran, 3C, dan Kejahatan Lainnya, Satlantas Polres Batu Bara Terus Gencarkan Patroli Blue Light

News

Iskan Nofis Salurkan Bantuan Buat Warga Terdampak Bencana di Jorong Padang Balimbiang

News

PLTU Banten 2 Labuan Salurkan Bantuan Pohon Tumbang yang Menimpa Rumah Warga.

Berita Utama

PG Jatiroto Resmi Buka Giling 2026, Arak-Arakan Manten Tebu Berlangsung Meriah, Tradisi yang Selalu Terjaga

News

Bupati Lebak Diduga Gunakan Oknum Pengamanan Untuk Menjaga Proyek Alun – Alun Rangkasbitung, Belong: Ketua BPPKB Banten Lebak Mengecam Keras Itu Bukan Proyek Pribadi

Berita Utama Daerah

Menguak Skandal Payung Elektrik di Masjid Agung yang Diduga Merugikan Negara Rp 43 Miliar, Kinerja Kejati Riau Dipertanyakan!

News

Daftar Kecamatan Penerima BLTS Kesra Diumumkan untuk Tanggal 30-31 Desember 2025

News

Direktur Kemananan dan Intelijen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kunjungi Lapas Kelas IIA Pekanbaru