Breaking News

Home / News

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:42 WIB

Pemerhati Pendidikan Desak Bupati Simalungun Evaluasi Oknum Kabid Dikjar Diduga Intervensi Kepsek SD-SMP Terkait Setoran

Warta-kota.com
SIMALUNGUN — Keresahan melanda sejumlah kepala sekolah tingkat SD dan SMP di Kabupaten Simalungun. Mereka mengaku berada dalam situasi tidak nyaman menyusul mencuatnya dugaan adanya tekanan terkait jabatan yang diduga melibatkan seorang oknum kepala bidang (Kabid) di lingkungan Dinas Pendidikan setempat.

Sejumlah sumber yang merupakan kepala sekolah menyampaikan, terdapat dugaan permintaan sejumlah uang agar posisi kepala sekolah tetap dipertahankan. Sementara bagi yang tidak mengindahkan permintaan tersebut, disebut-sebut berpotensi mengalami penurunan jabatan, termasuk mutasi dari kepala SMP ke kepala SD.
Isu tersebut mengemuka ke publik setelah disampaikan oleh Azahari Nasution, pemerhati pendidikan di Kabupaten Simalungun.

Baca Juga  Modus Licik! Sabu Diselundupkan Lewat Pop Mie, Petugas Lapas Jambi Bertindak Cepat

Ia mengaku menerima banyak aduan langsung dari para kepala sekolah yang merasa berada di bawah tekanan psikologis dan khawatir kehilangan jabatan.“Kami menerima keluhan dari para kepala sekolah yang merasa tidak tenang dalam bekerja.

Jika benar ada tekanan berkaitan dengan jabatan, ini tentu sangat memprihatinkan dan berpotensi merusak iklim pendidikan,” ujar Azahari saat ditemui di lobi Siantar Hotel,Kamis,(22/1/2025).Menurut Azahari, dunia pendidikan seharusnya dijalankan dengan prinsip profesionalitas dan transparansi, bukan dibayangi oleh isu-isu yang dapat mencederai integritas lembaga.

Ia menilai, dugaan praktik semacam itu jika terbukti tidak hanya melanggar etika birokrasi, tetapi juga dapat berdampak pada menurunnya kualitas kepemimpinan sekolah.Atas dasar itu, Azahari mendorong Bupati Simalungun, H. Anton Saragih, untuk memberikan perhatian serius terhadap persoalan tersebut.

Baca Juga  Kapolsek Gunung Talang Melakukan Sosialisasi Pemanfaatan Lahan Untuk Ketahanan Pangan

Ia meminta dilakukan evaluasi menyeluruh di internal Dinas Pendidikan guna memastikan tidak adanya penyalahgunaan kewenangan.Perlu langkah tegas dan objektif agar kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan tetap terjaga.
Jangan sampai para pendidik bekerja dalam rasa takut,” tegasnya.

Sementara itu,hingga berita ini dipublikasikan,Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun, F.U. Damanik, belum memberikan keterangan resmi meski telah diupayakan konfirmasi.**Red/tim.

Share :

Baca Juga

News

Lapor Pak Kapolda! Kayu Ilegal Logging di Sungai Sembilan Dumai Milik Supriyanto Kuat Diduga Libatkan Oknum APH

News

PKSB Tanjung Balai Karimun Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Alam di Kabupaten Solok

News

Kapolres Kampar Tanam Pohon Kenitu dari Kapolda Riau di Halaman Mapolres, Dukungan Pelestarian Lingkungan

News

Kakanwil Ditjenpas Riau Beri Penguatan Tugas dan Fungsi Petugas Pemasyarakatan di Rutan Pekanbaru

Nasional

Kak Seto, Ketua Umum LPAI dan Romauli Situmorang, Aktivis PPA, tetap kawal kasus dugaan tindak pidana pencabulan dengan terdakwa H

News

Jelang Hari Pengayoman Ke-79, Kadivpas Papua Barat Gandeng APH Razia Blok Hunian Lapas Perempuan Kelas III Manokwari Sekaligus Tes Urine
Peta garis batas bidang tanah SHM 3594 dan SHM 3595 milik Ko Pendi berdasarkan hasil pengukuran BPN Kota Jambi.

Berita Utama

Sertifikat Sah, Peta Negara Tegas, Tapi Ko Pendi Jadi Tersangka. Ada Apa dengan Hukum di Jambi?

News

SMPN 1 Pulosari Raih Akreditasi A dan Berbagai Predikat Prestasi, Wali Murid Berikan Apresiasi