
warta-kota.com Nissan Teana generasi kedua, dengan kode bodi J32, diproduksi antara tahun 2008 hingga 2013. Kendaraan ini menempati segmen sedan premium berukuran besar, bersaing langsung dengan Toyota Camry dan Honda Accord.
Di pasar Indonesia, pilihan mesin Nissan Teana J32 terbilang terbatas. PT Nissan Motor Indonesia (NMI) hanya memasarkan varian bermesin 2.496 cc, dengan kode mesin VQ25DE.

Meskipun usianya telah mencapai 7 hingga 10 tahun, Nissan Teana J32 bekas bisa menjadi pilihan menarik bagi mereka yang menginginkan sedan premium dengan kenyamanan dan kelapangan kabin yang berbeda.

Pertimbangan Membeli Nissan Teana J32 Bekas: Potensi Masalah yang Perlu Diperhatikan
Dibandingkan pendahulunya, Teana generasi pertama (J31), Nissan telah melakukan sejumlah improvement pada J32.
Salah satu peningkatannya adalah kombinasi mesin 2.496 cc V6 dengan transmisi CVT yang menghasilkan perpindahan gigi lebih halus.
“Meskipun menggunakan transmisi CVT, tarikannya tetap responsif,” ungkap Subhan Fajar, Kepala Mekanik Jasmin Motor, bengkel spesialis Nissan-Datsun di Jakarta Selatan.
“Kerusakan pada CVT tergolong jarang ditemukan pada J32, berbeda dengan Teana J31 generasi sebelumnya,” tambahnya.
Perbandingan Harga: Toyota Camry, Nissan Teana, dan Honda Accord
Fajar menambahkan bahwa Teana J32 relatif minim masalah dibandingkan dengan pendahulunya.
“Masalahnya tidak sebanyak J31 (generasi sebelumnya),” kata Fajar.
Ketersediaan suku cadang juga terbilang melimpah, seperti yang terlihat di bengkel spesialis Nissan tempat Fajar bekerja, yang berlokasi di Fatmawati, Jakarta Selatan.
Jaringan bengkel resmi dan bengkel spesialis yang tersebar luas di Indonesia turut menjamin kemudahan perawatan.
“Aman, suku cadangnya banyak tersedia di pasaran,” tegas Fajar.
Sebagai kompetitor Toyota Camry, harga bekas Teana juga tergolong terjangkau.
Saat ini, harga Teana 2013 berkisar antara Rp 120 juta hingga Rp 160 jutaan, tergantung tipe dan kondisi kendaraan.
















