Breaking News

Home / Crime

Kamis, 28 Agustus 2025 - 00:52 WIB

Mahasiswa UGM Otak Kejahatan: Kasus Penculikan dan Pembunuhan Kacab BRI Cempaka Putih Terungkap

YOGYAKARTA – Seorang mahasiswa Universitas Gadah Mada (UGM) berinisial DH, terungkap sebagai tersangka utama dalam kasus penculikan dan pembunuhan Muhammad Ilham Pradipta, Kepala Cabang Bank BRI Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Pria yang tercatat sebagai mahasiswa semester 1 Program Magister Manajemen, Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM kampus Jakarta ini, kini telah dinonaktifkan oleh pihak universitas.

I Made Andi Arsana, Juru Bicara UGM, menyatakan bahwa DH telah resmi dinonaktifkan dari seluruh kegiatan akademik pada semester gasal 2025/2026. Keputusan ini diresmikan melalui surat dari Dekan FEB UGM, Prof. Didi Achjari.

UGM menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Muhammad Ilham Pradipta dan mengecam keras tindakan kekerasan yang terjadi. “Universitas kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah,” tegas Andi dalam keterangannya di Yogyakarta, Rabu (27/8).

Baca Juga  Terungkap! Inilah 8 Tersangka Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Polda Metro Jaya mengidentifikasi DH, yang juga dikenal sebagai motivator dan pengusaha bimbingan belajar daring, sebagai dalang di balik kejahatan tersebut. Penangkapan DH bersama dua tersangka lain di Solo, Jawa Tengah pada Sabtu (23/8) malam, diikuti penangkapan pelaku lainnya di Jakarta Utara keesokan harinya, mengakibatkan total 15 orang kini ditahan. Di antara mereka, terdapat aktor intelektual dan para eksekutor.

Kasus penculikan dan pembunuhan ini telah menggemparkan publik dan dunia pendidikan. Setelah penculikan dan penemuan jenazah Muhammad Ilham Pradipta yang tragis, Polda Metro Jaya mengungkap jaringan pelaku yang terdiri dari 15 orang, dengan DH sebagai otak kejahatan.

Baca Juga  [Full] Eks penyidik KPK soal korupsi Rp9,5 M Bupati Bekasi dan ayahnya: Lebih parah dari nepotisme!

Modus operandi yang dilakukan DH, motivator dan pengusaha bimbingan belajar daring tersebut, melibatkan perencanaan dan pengawasan langsung atas aksi penculikan. Penangkapan DH di Solo dan para tersangka lainnya di Jakarta menandai perkembangan signifikan dalam investigasi kasus yang tengah viral di media sosial.

Kejadian ini bukan hanya menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan integritas bagi lembaga pendidikan dan masyarakat secara luas. (antara/jpnn)

Share :

Baca Juga

Crime

Putusan MK: Analisis Mendalam Dampak Aturan Penugasan Polri oleh Polda Kalteng dan Akademisi

Crime

Polisi Amankan 123 Tersangka Pembakaran Gedung DPRD dan Polsek Kediri

Crime

Eks Menkominfo Johnny G Plate Divonis 15 Tahun Penjara, PK Ditolak Hakim
Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji menyampaikan imbauan hentikan kekerasan di sekolah

Berita Utama Daerah

Polda Jambi Himbau Hentikan Kekerasan di Sekolah Pasca Viral Insiden SMK Negeri 3 Tanjab Timur

Crime

Motivator Terungkap Dalang Pembunuhan Kepala Cabang BRI: Fakta Terbaru!

Crime

KPK Periksa Dua Mantan Dirjen Binapenta Kemnaker Kasus Pungli Calon TKA

Crime

Khalid Basalamah Serahkan Dana ke KPK: Kasus Korupsi Haji Libatkan Yaqut Cholil Qoumas?

Crime

Ayu Puspita, pemilik WO di Jaktim dijerat pasal penipuan dan penggelapan