Breaking News

Home / Finance

Rabu, 15 Oktober 2025 - 22:51 WIB

Laba Kuartal III Xalore RCR Melonjak, Saham SOLA Ikut Naik Tinggi!

warta-kota.com JAKARTA. Performa saham PT Xalore RCR Energy Tbk (SOLA) terus menunjukkan tren positif. Pada hari Rabu (15/10), harga saham SOLA tercatat mengalami peningkatan sebesar 6,37%, menutup perdagangan di angka Rp 167 per lembar. Peningkatan ini merupakan kelanjutan dari momentum positif yang telah berlangsung selama enam bulan terakhir, dengan total kenaikan mencapai 234%.

Lonjakan harga saham ini dipicu oleh publikasi laporan keuangan kuartal III tahun 2025 yang menunjukkan kinerja yang sangat baik. Berdasarkan laporan keuangan yang diumumkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari Rabu (15/10), SOLA berhasil mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 28,3% secara tahunan, mencapai Rp 21,67 miliar.

Kinerja positif emiten yang bergerak dalam sektor konstruksi dan kelistrikan ini didukung oleh pendapatan yang signifikan, mencapai Rp 172,34 miliar. Angka ini menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa, yaitu sebesar 139,16% secara tahunan, dibandingkan dengan pendapatan pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 72,06 miliar.

Baca Juga  IHSG Menguat Signifikan: MBMA, BUMI, TLKM Pimpin Kenaikan LQ45 Pagi Ini

Saham Melonjak 210%, BEI Setop Perdagangan Xolare RCR Energy (SOLA)

Peningkatan pendapatan ini didorong oleh pertumbuhan di berbagai lini bisnis Xalore RCR. Emiten dengan kode saham SOLA ini mencatatkan pertumbuhan signifikan berkat peningkatan pendapatan dari sektor konstruksi, yang melonjak sebesar 347,01% secara tahunan menjadi Rp 124,09 miliar. Selain itu, perusahaan juga mulai memperoleh pendapatan dari jasa sebesar Rp 24,76 miliar, yang sebelumnya belum memberikan kontribusi signifikan. Segmen bisnis aspal juga memberikan kontribusi positif sebesar Rp 23,49 miliar.

Seiring dengan pertumbuhan pendapatan yang pesat, beban yang ditanggung oleh SOLA hingga September 2025 juga mengalami peningkatan. Beban pokok pendapatan perusahaan naik sebesar 152,67% secara tahunan menjadi Rp 124,87 miliar. Meskipun demikian, laba kotor SOLA tetap mampu tumbuh sebesar 109,67% secara tahunan menjadi Rp 47,47 miliar. Sementara itu, laba operasi Xalore RCR mengalami lonjakan yang signifikan, yaitu sebesar 2.536,94% secara tahunan menjadi Rp 29,27 miliar.

Baca Juga  Kripto Anjlok Meski The Fed Turunkan Suku Bunga: Analisis Mendalam

Kinerja yang membaik ini juga berdampak positif pada total aset SOLA, yang mencapai Rp 274,35 miliar pada September 2025. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan posisi pada akhir Desember 2024 sebesar Rp 184,52 miliar.

Kenaikan aset SOLA ini didukung oleh peningkatan total liabilitas sebesar 201,35% menjadi Rp 104,66 miliar dari posisi akhir Desember 2024 sebesar Rp 34,73 miliar. Sementara itu, total ekuitas hanya mengalami pertumbuhan tipis dari Rp 149,79 miliar menjadi Rp 169,69 miliar pada September 2025.

Share :

Baca Juga

Finance

KPK: Dana non-bujeter BJB ada Rp 200 M, diduga turut mengalir ke Ridwan Kamil

Finance

BI Pertahankan Suku Bunga Acuan di Tengah Gejolak Ekonomi Global

Finance

Cek Rekomendasi Saham TBS Energi Utama (TOBA) Usai Lepas Kepemilikan PLTU Sulbagut-1

Finance

Tips Jitu Investasi Aman Saat Pasar Bergejolak Akhir Tahun

Finance

Harga Batubara Diprediksi Turun: Analisis dan Sentimen Pasar Terbaru

Finance

Perjanjian Dagang Internasional Picu Penurunan Penerimaan Negara? Ini Kata Kemenkeu

Finance

Semen Indonesia Bagikan Dividen Jumbo Rp648,75 Miliar & Reshuffle Direksi

Finance

BEI Pantau Ketat Pergerakan Saham HERO, OILS, IBFN, RMKE, dan MLPL