Breaking News

Home / Finance

Sabtu, 22 November 2025 - 21:09 WIB

Ketua Panser Biru Ungkap Fakta Isu Kepemilikan Saham Klub Bola

warta-kota.com – Pertanyaan dan kekhawatiran yang sempat menggelayuti benak para suporter PSIS Semarang mengenai kesungguhan manajemen dalam memajukan klub akhirnya terjawab. Faris, yang sebelumnya menjabat sebagai CEO Persela Lamongan, memutuskan untuk mengundurkan diri. Langkah ini diambil demi menepis potensi munculnya konflik kepentingan yang bisa merugikan PSIS.

Kekhawatiran ini memang menjadi topik hangat di antara para pendukung setia PSIS, terutama karena PSIS dan Persela berkompetisi di liga yang sama. Perlu diketahui, kedua tim ini tergabung dalam Grup Timur Pegadaian Championship. Sebelum pengunduran diri Faris, banyak pihak yang khawatir bahwa keputusan-keputusan strategis klub dapat dipengaruhi oleh adanya kepentingan ganda dari pemegang saham.

Sebagai respons terhadap keresahan tersebut, Faris memilih untuk mengambil langkah mundur sebagai wujud nyata komitmennya dalam menjaga integritas PSIS. Keputusan ini dinilai sebagai langkah yang bijaksana untuk melindungi PSIS dari isu keberpihakan yang berpotensi mencoreng atmosfer kompetisi secara keseluruhan.

Skor Kacamata di Babak Pertama Derbi Jatim! Persebaya Surabaya Ditahan Imbang Arema FC

Sementara itu, Wareng, yang merupakan Ketua Panser Biru, turut memberikan komentarnya melalui akun Instagram pribadinya, @kepareng_wareng.

Baca Juga  Rupiah Menguat Signifikan: Sentuh Rp 16.635 Per Dolar AS, Imbas Penguatan Pasar Asia!

Dalam unggahannya, ia menyatakan bahwa kepemilikan saham di lebih dari satu klub sebenarnya bukanlah fenomena baru dalam kancah sepak bola Indonesia.

“Aku juga awalnya mikir Persela mas Fariz, mbak Datu PSIS itu apa tidak konflik kepentingan ya? Ternyata setelah tak pikir-pikir, pas Liga 1 kemarin kita juga begitu, sekarang pas Liga 2 pun kita juga kayak gitu dan kayaknya tidak masalah,” tulisnya, mengungkapkan pandangannya.

Wareng kemudian memberikan contoh beberapa situasi di Liga 1 di mana pemilik saham suatu klub juga memiliki keterlibatan di klub lain, namun hal tersebut tidak memicu permasalahan yang signifikan.

Masih Menepi! Jari Kaki Terbentur di Rumah, Cole Palmer Absen Lagi Saat Chelsea Hadapi Burnley, Barcelona, dan Arsenal

Menurut pendapatnya, selama terdapat pemegang saham pengendali yang jelas, struktur manajemen akan tetap terkontrol dengan baik.

“Pas Liga 1 pemilik saham PSIS, Persija, PSS, dll sama juga tidak masalah, lha di PSIS pemegang saham pengendali YS kae,” imbuhnya. Ia juga menyinggung kondisi serupa yang terjadi di Liga 2, seperti keterlibatan AVJ di Kendal Tornado FC dan hubungannya dengan saham di PSIS.

Baca Juga  Superbank Beri Sinyal Kuat untuk IPO Tahun Ini?

Meskipun demikian, Wareng tetap memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Faris atas keputusannya untuk mengundurkan diri demi menjaga kepercayaan yang telah diberikan oleh para suporter.

“Tapi salut buat mas Faris memilih mundur dari Persela sesuai tuntutan suporter. Tidak kayak si itu, mundur bukan karena tuntutan suporter tapi karena harga saham sudah cocok,” ujarnya.

Keputusan yang diambil oleh Faris diyakini akan meredakan ketegangan yang sempat muncul di kalangan suporter PSIS, sekaligus menjadi bukti bahwa manajemen klub senantiasa menempatkan transparansi dan integritas sebagai prioritas utama dalam setiap tindakan.

Dengan selesainya polemik ini, para pendukung setia PSIS berharap agar tim kesayangan mereka dapat kembali fokus sepenuhnya dalam upaya meraih target prestasi yang telah ditetapkan untuk kompetisi musim ini.

Share :

Baca Juga

Finance

ANTM Pastikan Pasokan Emas Batangan Aman untuk Masyarakat dan Industri

Finance

Kripto Anjlok Meski The Fed Turunkan Suku Bunga: Analisis Mendalam

Finance

Daftar Saham Paling Cuan Sepekan: FPNI, UVCR, GMTD Pimpin Top Gainers!

Finance

Saham Bank Besar Naik Signifikan Jelang Keputusan Suku Bunga BI

Finance

Saham TGUK Dihentikan Sementara BEI Akibat Harga yang Melonjak Tajam

Finance

China Akhiri Larangan Impor Pesawat Boeing: Dampaknya pada Industri Penerbangan Global

Finance

Harga Emas Antam dan Galeri24 Hari Ini: Turun Drastis!

Finance

Pemerintah Tambah Rp 100 Triliun untuk Program Makan Bergizi Nasional