Breaking News

Home / Public Safety And Emergencies

Jumat, 26 September 2025 - 01:51 WIB

Kemacetan Jakarta Parah: Pramono Ancam Jasa Marga Soal Tanggung Jawab

warta-kota.com – , JAKARTA — Kemacetan luar biasa yang melanda sejumlah area di Jakarta pada hari Rabu, 24 September 2025, menjadi sorotan utama berbagai pihak. Akar permasalahan kemacetan ini adalah penutupan Gerbang Tol Semanggi 1 dan Semanggi 2 yang dilakukan untuk keperluan perbaikan infrastruktur.

“Kami secara khusus akan meminta penjelasan kepada Jasa Marga yang memang memegang tanggung jawab atas hal ini. Kami tidak ingin kejadian serupa terulang kembali,” tegas Pramono di Balai Kota, Kamis, 25 September 2025.

Pramono Anung menjelaskan bahwa kemacetan yang terjadi pada rentang waktu sore hingga malam hari tersebut diakibatkan oleh proses penutupan gerbang tol yang diinisiasi oleh PT Jasa Marga. Tindakan ini dilakukan karena BUMN tersebut tengah melakukan perbaikan pada Gerbang Tol Semanggi 1 dan Semanggi 2, yang mengalami kerusakan akibat aksi demonstrasi yang berujung ricuh pada akhir Agustus lalu.

Baca Juga  Ponpes Al Khoziny Ambruk: Polisi Usut Hukum, Mitigasi Jadi Kunci

“(Perbaikan) itu dilaksanakan secara simultan,” ujarnya di wilayah Tebet, Jakarta Selatan, Kamis, 25 September 2025.

Pramono menyatakan telah menginstruksikan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk menjalin koordinasi intensif dengan PT Jasa Marga, dengan tujuan melakukan langkah-langkah antisipatif agar kemacetan serupa tidak terjadi lagi. Lebih lanjut, ia meminta PT Jasa Marga untuk menghindari penutupan gerbang tol pada jam-jam sibuk.

“Jangan sampai dilakukan pada saat volume masyarakat yang sedang bertransportasi tinggi, saat berangkat atau pulang kerja. Kejadian kemarin itu kan pas jam pulang kerja,” imbuhnya.

Para demonstran membakar pintu masuk Tol Dalam Kota di depan gedung DPR, Jumat (29/8/2025) malam.. – (Andri Saubani/Republika)

Pramono mengusulkan agar PT Jasa Marga menjadwalkan penutupan Gerbang Tol Semanggi 1 dan Semanggi 2 pada saat kondisi lalu lintas relatif sepi. Menurutnya, momen yang paling tepat untuk melaksanakan penutupan adalah saat hari libur.

Baca Juga  Desakan Puan Maharani: Panggil Panglima TNI Terkait Ledakan Amunisi Garut

“Kalau memang harus dilakukan, sebaiknya pada hari libur. Hal ini untuk meminimalisir kemacetan,” tuturnya.

Seperti yang diketahui, kemacetan parah yang terjadi di berbagai ruas jalan di Jakarta pada Rabu sore hingga malam hari menuai keluhan dari masyarakat. Kemacetan tersebut terjadi di sejumlah ruas jalan utama di Jakarta, seperti Jalan Gatot Subroto, kawasan Karet, Pejompongan, Palmerah, Slipi, hingga Tomang.

Imbas dari kemacetan tersebut, seorang pengendara motor dilaporkan mengalami pingsan yang diduga disebabkan oleh kelelahan. Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @jakarta.terkini, terlihat pengguna jalan lain dengan sigap memberikan pertolongan kepada pengendara motor yang terjatuh tersebut.

Stuck selama 1,5 jam lebih, sampai ada yang pingsan,” tulis akun tersebut.

Share :

Baca Juga

Public Safety And Emergencies

PU Prioritaskan Akses Darat Korban Banjir Sumatera: Bantuan Segera Tiba!

Public Safety And Emergencies

MRT Jakarta Lumpuh: Pohon Tumbang Sebabkan Gangguan Parah!

Public Safety And Emergencies

Tragis! Pohon Tumbang di Pondok Indah Renggut Nyawa Pengemudi Lexus

Public Safety And Emergencies

Immanuel Ebenezer Terbaru: OTT KPK Jerat Menteri dan Wakil Menteri

Public Safety And Emergencies

Eddie Nalapraya, Mantan Wagub Jakarta dan Maestro Pencak Silat, Tutup Usia

Public Safety And Emergencies

Etomidate: Obat Biang Keladi Penangkapan Jonathan Frizzy, Polisi Ungkap Efeknya

Public Safety And Emergencies

Mendagri akan evaluasi mitigasi kebakaran pada bangunan usai peristiwa Terra Drone

Public Safety And Emergencies

Tragis! 45 Santri Meninggal dalam Insiden Ponpes Ambruk di Sidoarjo