
warta-kota.com – Jonatan Christie, bintang bulu tangkis Indonesia, telah mengambil keputusan penting untuk meninggalkan Pelatnas PBSI. Keputusan ini, di antaranya, termotivasi oleh keinginan untuk lebih leluasa berkarier secara profesional.
Keinginan untuk memiliki fleksibilitas lebih besar dalam kariernya, lepas dari berbagai regulasi di Pelatnas PBSI, menjadi salah satu faktor utama.
Jojo, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa ia membutuhkan kelenturan dan kesempatan untuk menghadapi tantangan baru di dunia bulu tangkis profesional.
“Asosiasi memang bagus, tetapi tentu ada aturan-aturan yang berlaku,” ujar Jonatan Christie saat diwawancarai di Pelatnas PBSI, Rabu (21/5/2025).
Pada tahap ini, prioritasnya adalah keluwesan dalam mengejar berbagai peluang dan berkompetisi di lapangan.
“Ini pandangan pribadi saya, mungkin orang lain berbeda pendapat. Namun, bagi saya di usia ini, fleksibilitas sangat dibutuhkan,” tambahnya.
Di sisi lain, kekayaan Jonatan Christie, suami Shania Junianatha (Shanju JKT48), juga menjadi sorotan publik.
Dugaan bahwa kariernya sebagai atlet bulu tangkis telah membawanya pada kekayaan yang signifikan terbukti benar.
Berada di jajaran 3 besar pemain bulu tangkis dunia, kekayaan Jonatan Christie diperkirakan mencapai Rp3,9 miliar.
Perlu diketahui, Jojo telah mengasah bakat dan berkarier di Pelatnas PBSI sejak masa remajanya.
Selama di Pelatnas PBSI, ia mendapatkan berbagai fasilitas, termasuk gaji, tunjangan jabatan, tunjangan lain, dan bonus dari Kemenpora atas prestasi yang diraihnya.
Selain kariernya di Pelatnas PBSI, Jojo juga memiliki bisnis merchandise sebagai sumber pendapatan tambahan.
Bisnis merchandise ini menjadi salah satu sumber penghasilannya. (fajar)
















