Bondowoso, 24 Februari 2026 – Jembatan penghubung jalur Jember–Bondowoso, yakni Jembatan Nangkaan di Jalan Mastrip, ambrol pada Senin sore (23/2/2026) setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak siang hingga malam hari.
Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, struktur jembatan yang sebelumnya dilaporkan telah mengalami retak tidak mampu menahan debit air yang meningkat akibat hujan intensitas tinggi. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian badan jembatan runtuh.
Pasca kejadian, akses jalan di titik tersebut ditutup total demi keselamatan pengguna jalan. Petugas dari BPBD Bondowoso bersama instansi terkait langsung memasang garis pengaman (safety line) dan pembatas untuk mencegah warga maupun pengendara mendekat atau mencoba melintas.
Bagi pengendara roda dua maupun roda empat dari arah Jember menuju Bondowoso, jalur melalui jembatan tersebut untuk sementara tidak dapat dilalui. Arus lalu lintas dialihkan ke jalur alternatif yang dinilai lebih aman hingga ada penanganan lanjutan dari instansi berwenang.
Akibat penutupan tersebut, kendaraan dari arah Jember menuju Bondowoso harus memutar melalui rute alternatif dengan estimasi waktu tempuh lebih lama dibandingkan jalur normal. Sempat terjadi kepadatan arus lalu lintas di sekitar lokasi sebelum petugas melakukan pengaturan dan pengalihan arus.
Pihak BPBD bersama kepolisian setempat menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama.
“Semua kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, tidak diperbolehkan melintas sampai kondisi benar-benar aman atau ada penanganan resmi dari instansi terkait,” tegas petugas di lokasi.
Masyarakat diimbau untuk mematuhi rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan dan tidak memaksakan diri menerobos penutupan demi keselamatan bersama.
(Dang)















