Pandeglang, warta-kota.com
Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang menyelenggarakan acara Istighosah (Thalabul Ghouts) yang diadakan di Gedung PGRI Labuan. Dengan menghadirkan Forkopimcam Labuan beserta unsur Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai instansi di kecamatan Labuan beserta tokoh masyarakat setempat. Acara yang bertujuan memohon pertolongan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, terutama dalam menghadapi kesulitan dan bahaya, dipimpin langsung oleh KH Sirojudin selaku sesepuh dan tokoh masyarakat terkemuka di Labuan.
Istighosah, yang secara harfiah berarti “memohon pertolongan” (thalabul ghouts), merupakan rangkaian ibadah yang meliputi pembacaan doa, zikir, selawat, dan ayat-ayat Al-Qur’an pilihan. Kegiatan ini sebagai sarana memohon keringanan, ampunan, atau pertolongan dari Yang Maha Kuasa, juga sebagai upaya untuk mendekatkan diri kepada Allah serta memperkuat iman dan taqwa untuk mendapatkan ketenangan hati bagi setiap peserta yang hadir, umum nya bagi warga Pandeglang.
Dalam konteks kehidupan masyarakat yang semakin kompleks dan penuh tantangan, acara semacam ini memiliki makna mendalam sebagai wujud kesatuan dan kebersamaan dalam menghadapi segala urusan dengan kerendahan hati dan kepercayaan kepada Tuhan.
Kehadiran Forkopimcam Labuan dan berbagai unsur ASN di acara ini menunjukkan keseriusan para pemimpin dan aparatur di kecamatan untuk memprioritaskan aspek spiritual dan kebersamaan. Semua peserta berpartisipasi aktif dalam setiap rangkaian ibadah, mulai dari pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, hingga zikir dan sholawat yang disampaikan secara bersama. Suasana acara terasa damai, khusyuk, dan penuh dengan rasa hormat terhadap kekuasaan Yang Maha Esa.
Dalam keterangan resmi yang disampaikan oleh Camat Labuan, Yayat Hidayat S.KM, menyatakan bahwa acara Istighosah ini diselenggarakan sebagai bentuk permohonan perlindungan kepada Allah SWT.
“Kita menyadari bahwa segala sesuatu yang kita miliki dan segala hal yang kita lalui tidak terlepas dari kehendak dan perlindungan-Nya. Untuk itu, mari kita bersama berdoa agar diberikan kesehatan dan keselamatan, serta dimudahkan dalam segala urusan,” ucap Camat.
Ia juga menambahkan bahwa dalam menjalankan tugas dan memimpin masyarakat, para pemimpin dan ASN membutuhkan kekuatan spiritual yang kuat serta perlindungan agar dapat bekerja dengan baik, jujur, dan penuh tanggung jawab. Acara ini juga diharapkan dapat menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara pemerintah, masyarakat, dan tokoh agama di Kecamatan Labuan.
Selain itu, dikatakan selanjutnya untuk himbauan malam tahun baru agar warga tidak ber- euforia berlebihan, serta di imbau agar jangan membakar petasan atau menyalakan kembang api sesuai himbauan dari Bupati untuk menjaga kondusifitas.
Ketua PGRI Labuan yang juga turut hadir dalam acara tersebut menambahkan bahwa kegiatan Istighosah ini merupakan bentuk acara rasa syukur kepada Sang Pencipta. “Kita berterima kasih kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberikan, mulai dari nikmat hidup, kesehatan, hingga kesempatan untuk berkumpul bersama seperti ini,” ungkap Jupri, Ketua PGRI Labuan.
Ia juga berdoa semoga semua peserta dan masyarakat umum di Kecamatan Labuan selalu dijauhkan dari marabahaya, bencana, dan segala hal yang tidak diinginkan. Selain itu, Ketua PGRI mengemukakan harapan agar acara ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk lebih sering melakukan ibadah bersama dan memperkuat ikatan kebersamaan di antara warga.
KH Sirojudin, sebagai pemimpin acara dan sesepuh masyarakat Labuan, dalam wejangan nya menjelaskan makna dan pentingnya Istighosah dalam ajaran Islam. Beliau menyampaikan bahwa thalabul ghouts bukanlah hanya memohon pertolongan saat menghadapi kesulitan, tetapi juga sebagai cara untuk meningkatkan ketaqwaan dan kebijaksanaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Ketika kita memohon kepada Allah, kita juga harus berusaha sendiri dan tidak hanya bergantung pada doa semata,” terang beliau. KH Sirojudin juga menekankan pentingnya kesatuan masyarakat, terlepas dari latar belakang agama, suku, atau golongan, dalam membangun masyarakat yang damai, sejahtera, dan berkualitas.
Acara ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Jupri S.Pd, selaku ketu PGRI labuan, dimana semua peserta memohon ampunan atas kesalahan yang telah dilakukan, memohon kesejahteraan untuk keluarga dan masyarakat, serta memohon perlindungan dari segala bahaya.
Acara Istighosah (Thalabul Ghouts) di Gedung PGRI Labuan ini mendapatkan sambutan positif dari semua peserta dan masyarakat sekitar. Banyak yang menyatakan bahwa acara semacam ini perlu diselenggarakan secara teratur agar dapat meningkatkan tingkat spiritualitas masyarakat dan memperkuat ikatan kebersamaan. Panitia acara juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung pelaksanaan acara ini, terutama Forkopimcam Labuan, PGRI Labuan, tokoh masyarakat, dan semua unsur ASN yang telah memberikan dukungan penuh.
Diharapkan bahwa hasil dari acara Istighosah ini tidak hanya terasa dalam bentuk doa semata, tetapi juga dapat terwujud dalam perilaku sehari-hari setiap individu, sehingga masyarakat Kecamatan Labuan semakin damai, sejahtera, dan penuh dengan rasa kasih sayang serta kepercayaan kepada Allah SWT. (YNA)















