Ironis,,,. Pelajar di Pandeglang Seberangi Sungai Deras Demi Sekolah
Pandeglang, warta-kota.com
Sebuah pemandangan memprihatinkan terjadi di Desa Rancapinang, Kampung Cegog, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Banten. Sejumlah pelajar Sekolah Dasar (SD) setiap hari harus mempertaruhkan keselamatan dengan menyeberangi sungai deras demi bisa pergi dan pulang sekolah. Kondisi ini menjadi viral di media sosial dan menuai perhatian publik.
Belum adanya jembatan yang memadai memaksa para pelajar ini untuk menyeberangi sungai dengan berjalan kaki atau menggunakan alat bantu sederhana. Risiko keselamatan menjadi perhatian utama, terutama saat debit air sungai meningkat akibat hujan deras.
Menurut Warnah, seorang mahasiswa asal Desa Ranca Pinang, jembatan yang sebelumnya berdiri di lokasi tersebut rusak parah dan hanyut terbawa arus banjir pada awal Oktober lalu.
“Pembangunan jembatan baru memang sudah dimulai bulan ini, tetapi prosesnya belum selesai. Setiap hari anak-anak tetap harus melewati sungai untuk pergi ke sekolah,” ujar Warnah, dilansir dari Nusakata. Jum’at, (24/10/2023).
Warnah menambahkan bahwa kondisi jalan di sekitar lokasi jembatan juga sangat memprihatinkan. Banyak lubang dan genangan air yang membuat jalur tersebut sulit dilalui, terutama saat hujan deras. Jalur ini merupakan akses utama bagi masyarakat desa menuju sekolah dan pusat kegiatan ekonomi.
“Kalau tidak salah, banjir besar yang menghanyutkan jembatan gantung di Kampung Cegog itu terjadi pada awal Oktober lalu. Dan video viral yang dikirim warga ini baru sekitar dua minggu lalu,” imbuhnya.
Hingga berita ini ditayangkan, Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pandeglang belum memberikan tanggapan saat dimintai keterangan oleh tim media.
Kejadian ini menjadi sorotan tajam terhadap kondisi infrastruktur di daerah terpencil dan dampaknya terhadap akses pendidikan anak-anak.
” Diharapkan, pemerintah daerah segera mengambil tindakan cepat dan tepat untuk menyelesaikan pembangunan jembatan, sehingga para pelajar dapat pergi dan pulang sekolah dengan aman dan nyaman,” ujar warga setempat. (YNA)















