Breaking News

Home / Technology

Kamis, 15 Mei 2025 - 06:52 WIB

Google Perangi Pencurian HP Android: Sulitnya Jual Ponsel Curian Kini

warta-kota.com – Google memperkuat pertahanan keamanan Android, membuat ponsel curian semakin sulit digunakan dan dijual kembali. Inovasi ini diumumkan di acara The Android Show: I/O Edition, Selasa (14/5/2025) waktu Amerika Serikat.

Langkah Google ini berfokus pada peningkatan fitur Perlindungan Reset Pabrik (FRP – Factory Reset Protection). Mekanisme baru yang diterapkan akan memblokir akses ke perangkat jika terdeteksi upaya reset pabrik yang tidak sah.

Biasanya, pencuri akan melakukan factory reset pada ponsel curian untuk menghapus data dan menjualnya kembali. Meskipun Google telah menerapkan proteksi, celah keamanan masih memungkinkan pelaku untuk melakukan hal ini.

Baca juga: Celah Keamanan Internet yang Eksis 23 Tahun Akhirnya Ditutup

Namun, dengan pembaruan ini, Google menutup celah tersebut. Setelah factory reset, sistem keamanan baru akan meminta verifikasi kepemilikan perangkat.

Baca Juga  IG Live Dinonaktifkan: Netizen Indonesia Lebih Pilih TikTok?

Pengguna diharuskan masuk ke akun Google yang tertaut, atau memasukkan PIN, sandi, dan pola kunci layar sebelumnya. Gagal verifikasi, maka perangkat akan terkunci sepenuhnya.

Pesan yang ditampilkan Google akan berbunyi, “Perangkat ini telah diatur ulang tetapi autentikasi gagal selama penyiapan. Untuk menggunakan perangkat ini, atur ulang lagi dan masukkan kunci layar perangkat sebelumnya atau kredensial Akun Google.”

Peningkatan ini melanjutkan upaya proteksi yang dimulai di Android 15, termasuk pembatasan penambahan akun Google baru dan instalasi aplikasi setelah reset.

Perlindungan ini akan aktif hingga verifikasi kepemilikan berhasil dilakukan. FRP sendiri telah ada di Android sebagai pencegahan pencurian, dengan mengunci perangkat setelah reset pabrik melalui recovery mode atau aplikasi Temukan Perangkat Saya.

Baca Juga  Samsung Rilis One UI 7: Update Besar untuk HP Galaxy Seri Murah

Baca juga: Kenapa Celah Keamanan Disebut Bug atau Kutu? Begini Penjelasannya

Akan tetapi, celah keamanan sebelumnya masih memungkinkan pelaku untuk menghindari verifikasi. Google menyatakan dalam acara The Android Show: I/O Edition (dikutip KompasTekno dari Android Authority, Rabu (14/5/2025)), “Kami akan lebih memperketat (fitur) Factory Reset yang akan membatasi semua fungsi pada perangkat yang direset tanpa izin pemiliknya.”

Diperkirakan, peningkatan keamanan FRP ini akan diluncurkan akhir tahun ini, kemungkinan sebagai bagian dari pembaruan Android 16.

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Bupati Solok Hadiri Mubes PKKS di Jakarta, Membangun Solok Juga Di Butuhkan Peran Perantau

Technology

Samsung dan Apple Boikot Qualcomm: Inilah Alasan Sebenarnya

Technology

Oppo A5 5G, A5 4G, dan A5x: Perbandingan Chipset dan Spesifikasi Lengkap

Technology

Xiaomi 15S Pro Resmi Meluncur: HP Xring O1 Pertama dengan Skor AnTuTu 3 Juta

Technology

Defrag Laptop: Manfaat, Cara Kerja, dan Kapan Anda Membutuhkannya

Technology

Microsoft Akhiri Layanan Skype Setelah 23 Tahun: Pengumuman Resmi dan Dampaknya

Technology

Yamaha Luncurkan Bebek Super Baru, Ancam Posisi Raja Jalanan Supra GTR dan MX King

Technology

Samsung Galaxy A56 5G vs S24 FE: Perbandingan Lengkap Spek dan Harga