Breaking News

Home / Berita Utama

Jumat, 4 April 2025 - 10:40 WIB

Gas Oplosan di Hamparan Perak Bebas Beroprasi, di Depan Gg Berdiri Portal dan Dijaga Pria Berambut Cepak

Medan || Faktasumatera.com – Praktik pengoplosan gas elpiji bersubsidi menjanjikan keuntungan yang sangat besar sehingga mafia dengan berani menjalankan bisnis haram tersebut.

Padahal belum lama masyarakat mendengar ada penggrebekan gudang yang dijadikan lokasi pengoplosan gas bersubsidi di Jalan Jalan / Jalan M Basir.

Dari penggrebekan tersebut sempat disita ratusan tabung gas elpiji sebelum tabung gas yang menjadi barang bukti raib tak tau kemana perginya.

Salah satu mafia gas oplosan yang belum diketahui identitasnya yang berada di Jl.Jalaluddin Gg H mulyono klumpang Kecamatan Hamparan Perak, Kab. Deli Serdang, kembali menjadi sorotan. di karenakan Warga setempat resah dengan aktivitas ilegal yang dilakukannya

Warga sekitar lokasi gudang pengoplosan gas mengungkapkan kekhawatiran mereka, Mereka mengaku mendengar suara desis dan bau gas yang kuat

Baca Juga  Pemkab Solok Gelar Rakor Pencegahan Korupsi dan Pengawasan Internal Tahun 2025

Bau dan suara tersebut mengindikasikan adanya aktivitas pengoplosan, Praktik ini dianggap berbahaya karena berpotensi menimbulkan ledakan dan kebakaran.

Praktik nekat suntikan gas elpiji ini berjalan dengan aman ” ujar AG kepada awak media jumat (04/04)

” Lanjutnya, Kami khawatir karena ini sangat berbahaya. Jika terjadi kesalahan, bisa meledak dan membahayakan warga sekitar .Infonya pemaennya pemain lama bg, bisa jadi mereka yang kena grebek sama BAIS kemarin yang di Jalan Jala Jalan M Basir itu pindah ke sini “, ucap AG

Keberanian para pelaku dalam menjalankan bisnis ilegal ini di karenakan tergiur dengan keuntungan yang sangat besar.

Baca Juga  Oknum Anggota Lantamal I Belawan Diduga Bekingi Pencurian Besi dan Botot Penampungan Besi Curian

Modus operandi yang digunakan oleh mafia gas oplosan ini adalah dengan menyuntikkan gas elpiji 3 kg bersubsidi ke tabung non subsidi 12 kg.

Praktik ini menyebabkan kelangkaan gas elpiji 3 kg di masyarakat, yang pada akhirnya merugikan konsumen yang membutuhkan gas bersubsidi.

” Kita gak tau bang ntah kayak mana hukum kita ini, logikanya gak mungkin lah Polres Belawan gak tau adanya pengoplosan gas di sini” ujar AG (4/4).

” Sah sah saja kita menduga bahwa bos mafia tersebut ada setorannya ke APH, kami sebagai warga juga meminta agar polda sumut mau turun untuk menyegel lokasi tersebut”, tutup AG

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Paminal Polda Jateng Diduga Lamban Tangani Intimidasi Polisi Unit II Satreskrim Polres Kabupaten Semarang Terhadap LW Di Rutan IIB Salatiga

Berita Utama

PRESTASI INTERNASIONAL, MUHAMMAD RANDY RAMADHAN SEKALIGUS PRESIDEN MAHASISWA JADI PESERTA KKN INTERNASIONAL DI NEGARA MALAYSIA TA. 2025

Berita Utama

Wakil Bupati Solok Hadiri Upacara Peringatan Hari Pahlawan 2025 Dan Taburkan Bunga di Makam Pahlawan

Berita Utama

Transportasi di Pulau Batanes: Pilihan Moda untuk Menjelajahi Pulau

Berita Utama

Buka Giling PG Jatiroto 2026 Berjalan Sukses, Polsek dan Tim Keamanan Bersinergi

Berita Utama

Viral Kasus LW Dugaan Kriminalisasi Perlindungan Pekerja Migran di Polres Semarang, Wakil Bupati Semarang, H. Basari, S.T., M.Si. Angkat Bicara

Berita Utama

Polda Riau Gelar Sertijab 4 Kapolres

Berita Utama

Modus Pungli samsat Tanjung Balai, Tembak KTP Serta Gesek Ranmor di Kenakan Biaya