Lebak – Enam tahun setelah bencana banjir bandang melanda wilayah Cigobang, Kabupaten Lebak, ratusan kepala keluarga masih bertahan di hunian sementara. Kondisi tersebut mendorong warga bersama LSM GMBI dan sejumlah OKP menggelar aksi aspirasi di depan Kantor Bupati Lebak, Jumat (16/1/2026).
Dalam aksi tersebut, warga mendirikan tenda dan membuka donasi terbuka sebagai simbol penyampaian kondisi yang mereka alami. Warga menyampaikan bahwa hingga kini belum ada kepastian pembangunan hunian tetap dari pemerintah daerah.
Ketua LSM GMBI, Ade Surnaga, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya mendorong pemerintah agar segera mengambil langkah nyata dalam penanganan pascabencana. Ia menilai pembangunan daerah seharusnya memperhatikan seluruh lapisan masyarakat, termasuk korban bencana.
Salah seorang warga, Zaenudin, menyampaikan bahwa warga telah lama menunggu realisasi janji pembangunan hunian tetap. Menurutnya, kepastian waktu dan proses pembangunan sangat dibutuhkan oleh warga Huntara.
Warga berharap pemerintah daerah dapat segera memulai tahapan pembangunan hunian tetap, sehingga warga tidak terus bergantung pada hunian sementara dengan kondisi terbatas.”Tri”














