Breaking News

Home / Sports

Rabu, 10 September 2025 - 02:52 WIB

Djed Spence: Kisah Inspiratif Muslim Inggris di Timnas Inggris

warta-kota.com – JAKARTA — Selasa, 9 September 2025, waktu Belgrade, atau Rabu, 10 September 2026, dini hari WIB, tercatat sebagai momen tak terlupakan dalam karier Djed Spence. Bek kanan Tottenham Hotspur itu memasuki lapangan pada menit ke-69, menggantikan Reece James, bukan sekadar menandai penampilan perdananya bersama tim nasional Inggris dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026 yang berakhir dengan kemenangan telak 5-0 atas Serbia.

Lebih dari sekadar debut, Spence mengukir sejarah baru. Ia menjadi pemain Muslim pertama yang membela timnas senior Inggris.

“Saya sangat terkejut, tidak menyadari bahwa saya adalah yang pertama. Ini adalah sebuah berkah yang luar biasa,” ungkap Spence setelah pertandingan, seperti yang dikutip dari BBC. “Rasanya sungguh luar biasa bisa menjadi bagian dari sejarah, dan saya berharap ini dapat menginspirasi anak-anak di seluruh dunia bahwa mereka juga bisa meraih apa pun yang saya raih.”

Bagi Spence, keyakinan adalah pilar utama. Ia seringkali menyisipkan kutipan bernuansa religius di akun media sosialnya, dan penegasan itu kembali ia tunjukkan di malam debutnya.

“Terlepas dari apa pun agama yang dianut, percayalah kepada Tuhan. Bagi saya, Tuhan adalah yang teragung dan tidak pernah mengecewakan. Hari yang istimewa seperti ini hadir karena berkat Tuhan,” tuturnya.

Ia menambahkan, “Perjalanan yang saya lalui tidaklah mudah, sehingga tadi saya sempat terharu. Namun, kini saya resmi menjadi bagian dari tim nasional Inggris, dan saya sangat bahagia akan hal itu.”

Baca Juga  Marquez Menggila di MotoGP Prancis: Aksi Menakjubkan di Tengah Persaingan Ketat

Kehadiran Spence di timnas Inggris disambut dengan sukacita oleh komunitas Muslim di Inggris. “Ini adalah momen perayaan bagi komunitas Muslim Inggris,” kata Ebadur Rahman, pendiri Nujum Sports, sebuah organisasi yang memberikan dukungan kepada lebih dari 400 atlet Muslim. “Djed memikul tanggung jawab besar. Ia tidak hanya bermain untuk Inggris, tetapi juga mewakili Muslim di seluruh dunia, karena kini ia menjadi panutan yang mendobrak batasan.”

Nujum Sports memperkirakan ada sekitar 250 pemain Muslim yang aktif di empat liga profesional Inggris. Sebelumnya, beberapa pemain Muslim kelahiran Inggris pernah berhasil menembus timnas muda Inggris, tetapi belum berhasil menembus timnas senior.

Salah satu nama yang paling menonjol adalah mantan bek Fulham, QPR, dan Bradford City, Zesh Rehman. Ia pernah membela Inggris hingga level U-20 sebelum akhirnya memilih untuk bermain untuk Pakistan. Sementara itu, gelandang Leicester City, Hamza Choudhury, telah tampil sebanyak tujuh kali untuk timnas U-21 sebelum memutuskan untuk mewakili Bangladesh pada awal tahun ini.

Debut Spence menjadi semakin signifikan di tengah meningkatnya sentimen Islamofobia di Inggris. Laporan dari Tell Mama pada tahun ini menunjukkan bahwa kasus kebencian terhadap Muslim telah mencapai titik tertinggi, sementara survei yang dilakukan oleh Universitas Birmingham pada tahun 2022 mengungkapkan bahwa 26 persen warga Inggris memiliki pandangan negatif terhadap Muslim.

Baca Juga  Prediksi Kejutan MotoGP Inggris 2025: Marquez Ungkap Pembalap yang Akan Melesat di Silverstone

Namun, sepak bola seringkali menghadirkan sisi yang berbeda. Sebuah studi yang dilakukan oleh Universitas Stanford pada tahun 2019 menemukan bahwa popularitas Mohamed Salah di Liverpool telah menurunkan tingkat kejahatan kebencian anti-Muslim sebesar 16–19 persen, serta mengurangi separuh cuitan yang mengandung unsur Islamofobia di media sosial.

Oleh karena itu, debut Spence dinilai memiliki makna yang lebih luas dari sekadar pencapaian pribadi. Yunus Lunat, seorang pelatih sepak bola akar rumput dan mantan ketua dewan kesetaraan ras FA, menyatakan, “Setiap pemain muda Muslim yang saya temui memiliki cita-cita untuk membela Inggris. Bukan negara asal orang tua mereka, melainkan Inggris. Fakta bahwa baru pada tahun 2025 seorang Muslim berhasil tampil di tim senior menunjukkan bahwa jalan yang harus ditempuh masih panjang.”

Spence kini menjadi simbol bahwa harapan tersebut nyata. Seperti yang dikatakan oleh Rahman, “Beberapa tahun terakhir sangatlah sulit bagi atlet Muslim. Oleh karena itu, ketika ada momen positif seperti ini, kita harus merayakannya. Kita tidak tahu kapan kesempatan berikutnya akan datang.”

Share :

Baca Juga

Sports

Waspada Hoaks! Suporter UEA Tidak Lempar iPhone ke Pemain Qatar

Sports

Sanksi FIFA Pemain Naturalisasi: PSSI Malaysia Ajukan Banding Tegaskan Harga Diri!

Sports

Kehilangan Pemain Langka: Gary Neville Puji Keunikan Tijjani Reijnders di Timnas Indonesia

Sports

Justin Hubner dan Beckham Putra Dicoret: Daftar Lengkap Pemain Timnas Indonesia Absen Lawan Irak!

Sports

Erick Thohir Bungkam Soal Pemecatan Kluivert Setelah Jumpa Pers

Berita Utama Daerah

Solok Raya Cup 2025 Siap Ditabuh, Laga Pembuka Monitor FC Berhadapan Tim PSJS

Sports

Facundo Garces Hilangkan Bendera Malaysia di Instagram: Kekesalan Mendalam Netizen Malaysia!

Sports

Marc Marquez Dikecam, Rivalitas Panas dengan Valentino Rossi Kembali Mencuat