Tanah Datar, Warta-kota.com.- Banjir bandang yang melanda Nagari Malalo, dan Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, dan daerah sekitar menyebabkan sejumlah warga terdampak terpaksa mengungsi ke wilayah Batu Taba.
Sebagai bentuk respons cepat terhadap bencana tersebut, Dinas Sosial Kabupaten Tanah Datar mendirikan dapur umum bagi para pengungsi. Pelaksanaan dapur umum ini dilakukan oleh Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) Tanah Datar yang dengan penuh semangat dan tanpa mengenal lelah menyiapkan kebutuhan makanan bagi masyarakat terdampak, baik siang maupun malam.
Tidak hanya Tagana Tanah Datar, Tagana dari Kota Solok dan Kabupaten Solok juga turut hadir membantu operasional dapur umum yang didirikan di Batu Taba. Sinergi antarwilayah ini menjadi bukti kuatnya solidaritas dan kepedulian sesama relawan dalam menghadapi bencana.
Salah seorang anggota Tagana Kota Solok, Nanda Pria Tama akrab disapa Nanda Bro seorang Advokat muda yg selalu aktif di dunia kemanusiaan, menyampaikan bahwa kehadiran mereka merupakan wujud kepedulian kemanusiaan, Rabu 17/12/2025
“Ini adalah bentuk kepedulian kita sesama. Tagana itu satu, hanya wilayah saja yang membedakan. Hari ini saudara-saudara Tagana Tanah Datar sedang bertugas mendirikan dapur umum di Batu Taba untuk menyediakan makanan bagi masyarakat pengungsian, mulai dari pagi, siang hingga malam” ujar Nanda Bro
Ia menambahkan, mendirikan dapur umum, memasak, hingga menyalurkan makanan kepada masyarakat dan relawan lainnya memang sudah menjadi tugas utama Tagana saat terjadi bencana.
Hal senada juga ditunjukkan dengan kehadiran Ali, anggota Tagana Kabupaten Solok, yang turut membantu proses memasak dan distribusi makanan di dapur umum tersebut.
Dengan adanya dapur umum ini, diharapkan kebutuhan dasar para pengungsi dapat terpenuhi dengan baik, sekaligus meringankan beban masyarakat terdampak” Sambungan Ali
Alfan rahmat, selaku Koordinator Tagana Tanah Datar, menyampaikan bahwa pendirian dapur umum merupakan bentuk pelayanan cepat kepada masyarakat terdampak bencana.
“Sejak hari pertama kejadian, Tagana Tanah Datar langsung bergerak mendirikan dapur umum di Batu Taba untuk memastikan kebutuhan konsumsi para pengungsi terpenuhi. Kami menyiapkan makanan secara rutin untuk pagi, siang, dan malam” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan Tagana dari Kota Solok dan Kabupaten Solok yang turut membantu di lapangan, dan dapur umum ini akan beroperasi sampai tanggal 22 Desember 2025 masa tanggap darurat.
“Kami mengucapkan terima kasih atas solidaritas dan kepedulian rekan-rekan Tagana dari Kota Solok dan Kabupaten Solok. Kolaborasi ini sangat membantu kelancaran pelayanan kepada masyarakat pengungsian’ tambahnya.
Menurutnya, Tagana akan terus bersiaga dan berkoordinasi dengan Dinas Sosial serta pihak terkait hingga kondisi benar-benar aman dan warga dapat kembali ke rumah masing-masing.**(PB07)
















