Breaking News

Home / Berita Utama

Senin, 26 Mei 2025 - 08:43 WIB

Diduga Dibekingi Wwn & Rnl, Judi Tembak Ikan Bebas Beroperasi di Marelan, Aku*ng jadi Bos Besar

MEDAN || Warta kota- – Aktivitas perjudian jenis tembak ikan yang diduga dikelola oleh seorang pria berinisial AK atau dikenal dengan nama Aku*ng, kembali marak di kawasan Marelan, Medan pada Sabtu (24/5).

Meskipun telah beberapa kali menjadi sorotan dan penggerebekan oleh aparat, lokasi-lokasi perjudian ini tampaknya masih bebas beroperasi, menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat setempat.

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah di Jalan Speksi Kota Bangun, Kecamatan Medan Marelan.

Menurut pantauan awak media, tempat ini beroperasi 24 jam dengan dugaan adanya pembiaran dari aparat penegak hukum setempat.

Warga sekitar mengungkapkan keheranan mereka terhadap keberanian pengelola untuk terus menjalankan usaha ilegal tersebut. Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyatakan, “Kami berharap kepada Kapolda Sumut, Pangdam, dan Danlantamal I untuk menindak tegas pemilik judi tembak ikan merek hoki. Kami menaruh harapan besar kepada mereka, hanya merekalah yang mampu”, ujarnya.

Baca Juga  POLDA RIAU KOMITMEN TINDAK TEGAS KEJAHATAN KEHUTANAN

Selain di Jalan Speksi Kota Bangun, aktivitas serupa juga dilaporkan berlangsung di pasar 10 helvetia Desa Manunggal, Jalan M Basir Gg serantei pasar 5 Marelan, Komplek marelan poin jln m.basir.

Menurut pantauan awak media, lokasi ini diduga berada di bawah kendali seseorang berinisial AK.

Warga menyebutkan bahwa tempat-tempat tersebut bebas beroperasi karena dibekingi oleh Wwn & Rnl S.

Lokasi ini kerap didatangi pemain-pemain lokal hingga luar daerah, semakin meresahkan masyarakat yang mengkhawatirkan dampak buruk dari aktivitas perjudian, terutama bagi generasi muda.

Meskipun telah ada upaya penggerebekan oleh aparat gabungan, seperti yang dilakukan oleh Polisi Militer Angkatan Laut (POMAL) bersama Polres Pelabuhan Belawan dan Satpol PP di Jalan M. Basir pada April 2025 lalu, aktivitas perjudian ini tampaknya kembali muncul. Dalam operasi tersebut, delapan unit mesin judi ketangkasan dan lima orang diamankan.

Baca Juga  Bupati Solok Resmi Tunjuk 12 Plt Untuk Memastikan Roda Pemerintah Tetap Jalan Dengan Baik

Namun, warga menilai tindakan tersebut belum cukup efektif. Mereka berharap aparat penegak hukum dapat bertindak lebih tegas dan konsisten dalam memberantas praktik perjudian yang meresahkan ini. “Kami ingin Polres Pelabuhan Belawan segera turun tangan. Jangan sampai masyarakat yang bertindak sendiri karena merasa hukum tidak berjalan,” tegas seorang warga.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak kepolisian terkait keberlanjutan operasi perjudian yang diduga dikelola oleh Akuang di kawasan Marelan. Masyarakat berharap agar aparat penegak hukum dapat segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi permasalahan ini demi menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Bupati Solok Hadiri Pengambilan Sumpah Dan Penyerahan SK 64 Orang PPPK Tahap II Formasi Tahun 2024

Berita Utama

Bupati Solok Jon Firman Pandu, S.H Resmi Membuka Pameran UMKM Nagari Surian Ke-7 Tahun 2025

Berita Utama

KPU Rokan Hilir Gelar Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Terpilih Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati

Berita Utama

FIKES Universitas Sumatera Barat Melakukan Pemasangan uniform dan Pengucapan Janji Seluruh Mahasiswa Angkatan Satu

Berita Utama

Bupati Solok lantik Pengurus Dekranasda Kabupaten Solok Periode 2025 – 2030.

Berita Utama

Retni Humaira Luruskan Isu, ASN Siap Jalankan Perintah Atasan

Berita Utama

No Viral No Justice Oknum Penyidik di Duga Peras Maryaty Korban Pemalsuan Tanda Tangan

Berita Utama

Menuju Peringatan Hari Kemerdekaan RI Ke 80 ; Polres Meranti Bagikan Bendera Merah Putih Kemasyarakat