Breaking News

Home / News

Selasa, 23 September 2025 - 12:32 WIB

Bupati Kepulauan Meranti Hadiri Rakor Hilirisasi Komoditas Perkebunan, Dukung Penuh Sentra Hilirisasi Kelapa

Bupati Kepulauan Meranti Hadiri Rakor Hilirisasi Komoditas Perkebunan, Dukung Penuh Sentra Hilirisasi Kelapa

Jakarta, 22 September 2025 – Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan Program Hilirisasi Komoditas Prioritas Perkebunan yang digelar Kementerian Pertanian (Kementan) di Jakarta, Senin (22/9/2025). Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari 29 provinsi dan 259 kabupaten se-Indonesia, sebagai bentuk dukungan terhadap program hilirisasi yang tengah digalakkan pemerintah pusat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Asmar yang didampingi Kepala Dinas Pertanian Kepulauan Meranti menyampaikan apresiasi atas inisiatif pemerintah pusat dalam mengoptimalkan potensi perkebunan daerah melalui hilirisasi. Ia mengungkapkan, Kabupaten Kepulauan Meranti telah ditetapkan sebagai salah satu penerima alokasi pembangunan Sentra Hilirisasi Kelapa.

“Meranti akan dialokasikan satu unit Sentra Hilirisasi Kelapa. Lokasinya direncanakan di Kecamatan Rangsang, sesuai dengan komoditas unggulan dan rencana pengembangan kawasan industri kelapa dalam RPJMD Provinsi Riau dan RPIK Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 2019,” jelas Bupati Asmar.

Baca Juga  Banjir Bandang di Jembatan Kamba Lembah Anai, Tiga Warga Nagari Kacang Belum Ditemukan

Sebagai bentuk dukungan lanjutan, pemerintah pusat juga mengalokasikan program peremajaan dan pengembangan kelapa seluas total 3.000 hektare di Meranti, yang akan direalisasikan secara bertahap: 2.229 hektare pada tahun 2026 dan 771 hektare pada tahun 2027.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, dalam arahannya menekankan bahwa program hilirisasi perkebunan bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas, memperluas lapangan kerja, serta memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Program ini dapat menciptakan jutaan lapangan kerja. Anggaran yang disiapkan mencapai Rp371 triliun, melibatkan BUMN dan swasta. Selain itu, dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp189 triliun juga disiapkan untuk mendukung pembiayaan,” ungkap Mentan Amran.

Baca Juga  Dinas Perkimtan LH Meranti dan PT ITA Tinjau Kebocoran Pipa Minyak di Bagan Melibur

Untuk tahun 2025, Kementan mendapatkan Anggaran Biaya Tambahan (ABT) sebesar Rp9,9 triliun yang akan digunakan untuk penyediaan benih dan bibit gratis bagi 800 ribu hektare perkebunan di seluruh Indonesia. Program ini ditargetkan mampu menciptakan 1,6 juta lapangan kerja baru.

Amran menyebutkan bahwa hilirisasi adalah program strategis nasional yang merupakan arahan langsung Presiden, dan akan dipercepat melalui sinergi lintas kementerian serta dukungan pemerintah daerah.

“Insya Allah dalam tiga tahun kita akan akselerasi realisasi target dari Bapak Presiden. Ini bukan hanya tentang produksi, tapi juga menjaga stabilitas pangan nasional dan mendorong ekspor produk perkebunan ke pasar global,” tutup Mentan Amran.

Share :

Baca Juga

Berita Utama Daerah

Astaga..!!Gila..!! Narkoba Jenis Sabu Marak di Desa Rugemuk Dusun III Pantai Labu Deli Serdang, SUMUT Bandarnya Berinisial Goyang

Berita Utama

Subbid Paminal Polda Jateng Turun Ke Rutan IIB Salatiga Terkait Berita Viral 5 Orang Polisi Polres Semarang dan 2 Oknum Pengacara Mengintimidasi Seorang Perempuan Tahanan Polres Semarang Di Rutan IIB Salatiga

News

Polres Solok Gelar Bakti Religi Di Hari Jadi Bhayangkara Ke 79

Berita Utama

Keluarga Gamma Akan Melaporkan Kapolrestabes Semarang Ke Mabes Polri

Berita Utama Daerah

Leasing Adira Finance dan Polsek Batam Kota Disinyalir Bekerjasama Melakukan Penggelapan Sepeda Motor Nasabah. 

News

Plat Decker Dana Aspirasi 2024 di Dusun Lubuk Simpur Rusak dalam 4 Bulan, Warga Minta Penyelidikan Tuntas

News

GANDENG BNN PERANGI NARKOBA, PEGAWAI LAPAS SIBOLGA LAKSANAKAN TES URINE

News

Tingkatkan Kapasitas, Jajaran Binadik dan PPK Lapas Pekanbaru Ikuti Kegiatan Pengarahan dan Penguatan Teknis Pelaksanaan Tugas PPK