Breaking News

Home / Finance

Sabtu, 24 Mei 2025 - 10:53 WIB

Bangunan BMKG Diduduki: Warung dan Lapak Hewan Kurban Berdiri di Atas Lahan Negara

warta-kota.com – , Tangerang – Sejumlah usaha komersial kini beroperasi di lahan milik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di Kota Tangerang Selatan. Lahan tersebut, seluas 127.780 meter persegi, diduga diduduki secara sepihak oleh organisasi masyarakat Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu atau GRIB Jaya. Tempo melakukan penelusuran di lokasi pada Jumat, 24 Mei 2025.

Lahan yang dipagari tembok beton itu, di bagian gerbangnya, telah berdiri beberapa warung makan di sisi kanan. Di seberang gerbang, terdapat area untuk burung kicau yang tampak terbengkalai, dengan sejumlah gantangan dan sangkar yang kosong.

Saat ini, lahan tersebut juga digunakan sebagai lapak penjualan hewan kurban. Pada Jumat pekan lalu, puluhan sapi dan kambing telah disiapkan untuk Idul Adha.

Lebih jauh ke dalam, Tempo menemukan bangunan semi permanen beratap seng dengan dinding beton bercat motif loreng kamuflase. Terdapat pula beranda menyerupai pos ronda, yang dilengkapi televisi, dispenser, kipas angin, dan barang-barang lainnya.

Baca Juga  Laris Manis! Penjualan SBN Ritel Tembus Rp 153 Triliun di 2025

Bangunan satu lantai ini difungsikan sebagai posko GRIB Jaya, terlihat dari nama dan simbol yang terpampang di pintu. Tiga orang yang ditemui Tempo di lokasi menolak berkomentar dan melarang pengambilan foto. Salah satu dari mereka yang mengaku sebagai pengurus enggan memberikan identitasnya atau menjawab pertanyaan lebih lanjut.

“Silakan konfirmasi ke Dewan Pimpinan Pusat GRIB di Jakarta,” ujarnya.

BMKG telah melaporkan aktivitas GRIB Jaya di lahan negara tersebut kepada Kepolisian Daerah Metro Jaya. BMKG menegaskan kepemilikan lahan berdasarkan Sertifikat Hak Pakai (SHP) No. 1/Pondok Betung Tahun 2003 (sebelumnya SHP No. 0005/Pondok Betung), yang diperkuat oleh putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap, termasuk Putusan Mahkamah Agung RI No. 396 PK/Pdt/2000 tanggal 8 Januari 2007.

Baca Juga  Indofood Catat Penurunan Laba Meski Penjualan Kuartal III 2025 Meningkat

Pelaksana tugas Kepala Biro Hukum, Humas, dan Kerja Sama BMKG, Akhmad Taufan Maulana, menyatakan gangguan keamanan lahan tersebut telah berlangsung selama dua tahun terakhir. Aktivitas ormas tersebut menghambat pembangunan Gedung Arsip BMKG yang dimulai sejak November 2023.

Proyek pembangunan kerap terhenti akibat intimidasi dari pihak yang mengaku sebagai ahli waris lahan. Pekerja diintimidasi, alat berat dikeluarkan dari lokasi, dan terdapat penanda bertuliskan “Tanah Milik Ahli Waris” di beberapa titik.

Akhmad Taufan, saat dikonfirmasi kembali pada Sabtu, 24 Mei 2025, menyatakan laporan tersebut masih dalam penanganan pihak berwajib. “Masih diproses,” katanya.

Hammam Izzuddin berkontribusi dalam penulisan artikel ini

Pilihan Editor: KLH Bidik 23 Perusahaan Pencemar Kali Cirarab Tangerang, 5 Disegel

Share :

Baca Juga

Finance

Pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 diperkirakan 5,2 persen

Finance

Investasi Emas Antam: Panduan Lengkap Cara Beli & Harga Terbaru Rp 1.953.000

Finance

Pendapatan Negara Sumut Tembus Rp4,97 Triliun di Kuartal Pertama 2025

Finance

Saham-saham favorit musim Natal yang berpotensi cuan akhir tahun

Finance

SGER Dapatkan Kredit Rp600 Miliar untuk Bangun Pabrik Hidrogen Peroksida

Finance

Pertumbuhan Ekonomi India Melambat, Namun Tetap Tercepat di Dunia

Finance

Harga Emas Antam Hari Ini Melonjak, Investasi Galeri24 Juga Ikut Naik!

Finance

Harga Emas Antam Hari Ini Turun: Cek Daftar Lengkapnya!