Breaking News

Home / Sports

Kamis, 16 Oktober 2025 - 03:52 WIB

Banding FIFA: Malaysia Tunjuk Pengacara Internasional, Optimis Raih Kemenangan?

warta-kota.com – Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) telah secara resmi mengajukan banding kepada FIFA, badan sepak bola dunia, terkait permasalahan validitas dokumen dari tujuh pemain naturalisasi tim Harimau Malaya.

Datuk Mohd Yusoff Mahadi, yang menjabat sebagai Pemangku Presiden FAM, menyampaikan bahwa pengajuan banding ini dilakukan oleh tim penasihat hukum FAM sebelum tenggat waktu yang ditetapkan, yakni pagi ini waktu Malaysia.

Menurut Mohd Yusoff, proses pengajuan banding ini dikelola sepenuhnya oleh tim pengacara asing yang telah ditunjuk secara khusus untuk menangani kasus ini.

Lebih lanjut, ia menyatakan keyakinannya bahwa dokumen-dokumen yang diajukan dalam banding ini telah dipersiapkan dengan tingkat ketelitian dan kelengkapan yang lebih tinggi.

Bintang Naturalisasi Malaysia Mendapat Perlakuan Tak Terduga dari Klub di Spanyol

“Dengan pengajuan banding ini, kami tentu saja berharap pada keputusan yang positif dan menguntungkan bagi pihak kami,” ungkapnya dengan optimisme.

“Penasihat hukum yang kami tunjuk adalah praktisi hukum yang berasal dari luar negeri.”

“Sebagai tim profesional, Timnas Malaysia tentu memiliki jaringan yang luas, termasuk koneksi dengan sejumlah pengacara internasional yang memiliki pemahaman mendalam tentang sepak bola di tingkat dunia.”

Baca Juga  Son Heung-min Tanpa Medali: Kisah di Balik Kemenangan Dramatis Tottenham di Liga Europa

“Dengan demikian, Timnas Malaysia memiliki akses ke jaringan pengacara yang lebih kompeten dan berpengetahuan untuk membantu kami dalam proses banding ini.”

“Bahkan, proses banding ini dapat dianggap sebagai kesempatan kedua bagi kami untuk memperjuangkan kasus ini.”

“Oleh karena itu, saya yakin persiapan yang dilakukan oleh para pengacara yang kami tunjuk kali ini jauh lebih matang dan terstruktur.”

“Kami tidak ingin terlihat gegabah atau putus asa; kami ingin memastikan keputusan yang diambil nantinya akan menguntungkan kami,” tambahnya.

Seperti yang diketahui publik, pada tanggal 6 Oktober lalu, FIFA secara resmi menjatuhkan sanksi kepada FAM beserta tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia.

Komite Disiplin FIFA menjelaskan bahwa sanksi tersebut diberikan sebagai akibat dari pelanggaran terhadap Pasal 22 Kode Disiplin FIFA, yang berhubungan dengan pemalsuan dan manipulasi dokumen resmi.

Ketujuh pemain naturalisasi yang terseret dalam kasus ini adalah Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Tomas Garces, Rodrigo Julian Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Jon Irazabal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel.

Sebagai konsekuensi dari pelanggaran ini, FIFA mewajibkan FAM untuk membayar denda sebesar 350.000 franc Swiss, atau setara dengan sekitar Rp7,3 miliar.

Baca Juga  Ricuh Suporter: Selangor FC Hadapi Sanksi Berat Akibat Ulah Oknum Saat Lawan Persib?

Sementara itu, ketujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia yang terlibat juga dikenakan denda sebesar 2.000 franc Swiss (sekitar Rp41,7 juta) per orang.

Selain denda, para pemain tersebut juga dikenakan larangan berpartisipasi dalam segala aktivitas sepak bola selama 12 bulan.

Dalam pengumuman sanksi tersebut, FIFA menyertakan bukti yang menunjukkan adanya ketidaksesuaian dalam dokumen naturalisasi.

Berdasarkan dokumen asli yang diperoleh FIFA, terungkap bahwa ketujuh pemain naturalisasi tersebut tidak memiliki hubungan darah atau keturunan Malaysia dari kakek atau nenek mereka.

FAM menolak sanksi tersebut dan bersikeras mengajukan banding, dengan menegaskan bahwa ketujuh pemain naturalisasi tersebut adalah warga negara Malaysia yang sah.

Meskipun demikian, batas waktu pengajuan banding yang diberikan oleh FIFA, yakni 10 hari sejak 26 September, telah berlalu.

Peter Cklamovski, pelatih Timnas Malaysia, turut memberikan komentarnya terkait sanksi yang dijatuhkan oleh FIFA ini.

Pelatih asal Australia tersebut bahkan secara terbuka menyalahkan FAM, karena dinilai telah merugikan Timnas Malaysia yang tidak dapat menurunkan para pemain naturalisasi tersebut.

Share :

Baca Juga

Sports

SEA Games 2025: Timnas Voli Indonesia Andalkan Kekuatan Lokal, Vietnam & Filipina Impor Pemain Jepang!

Sports

Radja Nainggolan: Hormati Timnas Indonesia, Tapi Tak Maafkan Sosok Berdarah Batak Ini

Sports

Kabar Baik! Maarten Paes Siap Bela Timnas Indonesia, Pengganti Emil Audero?

Sports

Borneo FC Hampir Cetak Rekor Kemenangan Bersejarah di Liga 1!

Sports

Innalillahi: Atlet Gimnastik Muda Indonesia Meninggal Tragis di Rusia!

Sports

Tragis! Mimpi Piala Dunia Timnas Indonesia Pupus, Kutukan Pemain Muda Terbukti

Sports

Timnas Indonesia Mulai Latihan: Target Kualifikasi Piala Dunia 2026

Sports

Gila! Musuh Marquez Ini Nekat Bikin Tim WorldSBK Sendiri Tanpa Motor Pasti