Jember, 27 November 2025 – Warta Kota
Aliansi Masyarakat Jember Bersatu menggelar unjuk rasa di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (26/11/2025). Mereka menuntut Bupati Muhammad Fawait dan Wakil Bupati Djoko Susanto segera melakukan rekonsiliasi.
Ketidakharmonisan hubungan antara Bupati Fawait dan Wabup Djoko memang telah menjadi rahasia umum di Jember. Perseteruan keduanya tampak dari jarangnya Wabup Djoko mendapat mandat mewakili Bupati Fawait dalam sidang paripurna DPRD ketika bupati berhalangan hadir.
Perwakilan massa aksi sempat memasuki gedung Pemkab Jember untuk mencari keberadaan Bupati Fawait dan Wabup Djoko di ruang kerja masing-masing.
“Kita ingin beliau berdua bertemu dengan kita. Dua-duanya harus ada. Surat sudah kami kirimkan lebih dari seminggu,” ujar koordinator aksi, Dwi Agus Budianto.
Saat mengetahui Bupati Fawait tidak berada di ruang kerjanya pada jam kerja, para pengunjuk rasa menyampaikan kekecewaan. Sementara itu, Wabup Djoko terlihat berada di ruang kerjanya, namun Dwi Agus menolak untuk bertemu.
“Terima kasih Pak Wabup. Kalau kita bertemu, nanti dikira aksi ini settingan panjenengan,” katanya.
Baginda Bagus, salah satu peserta aksi, menegaskan bahwa tujuan unjuk rasa tersebut adalah mendorong Bupati dan Wabup agar kembali rukun dan harmonis.
“Dengan begitu, pembangunan Jember bisa berjalan baik,” ujarnya.
Baginda juga berharap adanya pertemuan resmi yang disaksikan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jember.
“Kalau hanya akur secara lisan, kami kurang yakin. Tidak ada jaminan mereka akan benar-benar serius,” tegasnya.
Meski aksi hari itu belum membuahkan hasil, Baginda menyatakan pihaknya akan terus bergerak hingga Fawait dan Djoko kembali akur.
“Mereka harus bertemu. Kemarin Ketua DPRD Jember, Mas Ahmad Halim, juga sepakat bersama Aliansi Masyarakat Jember Bersatu untuk mengupayakan rekonsiliasi antara Bupati dan Wakil Bupati,” jelasnya.
Baginda meyakini banyak masyarakat mendukung upaya tersebut.
“Saya yakin mereka mendukung aksi kami,” pungkasnya.
(Dang)















