Breaking News

Home / Crime

Jumat, 7 November 2025 - 16:54 WIB

Misteri Ledakan SMAN 72: Pelaku Sempat Bertanya Soal Bulan Bahasa?

Seorang siswi SMAN 72 Jakarta, sebut saja Kinan (bukan nama sebenarnya), menceritakan pengalamannya terkait terduga pelaku ledakan yang sempat menanyakan perihal persiapan acara puncak bulan bahasa di sekolahnya. Kinan, yang mengaku mengenal terduga pelaku sejak lama, mengungkapkan bahwa mereka sempat berinteraksi dua kali sebelum kejadian.

“Saya pernah ditanya, waktu baru keluar dari toilet sekolah. Tiba-tiba dia menghampiri dan menanyakan kapan acara puncak bulbas (bulan bahasa) akan diadakan,” ungkap Kinan saat ditemui di RS Islam Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada hari Jumat, 7 November 2025.

Beberapa hari kemudian, Kinan kembali menerima pertanyaan serupa mengenai puncak bulan bahasa yang rencananya akan diselenggarakan di sekolah. “Dia menanyakan hal itu kepada saya, mungkin karena saya kebetulan terpilih menjadi MC di acara tersebut,” jelasnya.

Meskipun demikian, Kinan tidak dapat menyimpulkan dengan pasti apa yang menjadi motivasi terduga pelaku menanyakan informasi tersebut kepadanya. “Saya menduga, mungkin dia sedang merencanakan sesuatu seperti yang terjadi hari ini, tanggal 10 November 2025 nanti. Karena puncak bulan bahasa memang akan diselenggarakan pada tanggal 10 November,” tuturnya.

Baca Juga  Sidang Pleidoi Firman Hertanto Ditunda: Pembelaan Belum Rampung!

Kinan menggambarkan terduga pelaku sebagai sosok yang cenderung pendiam. Menurutnya, teman yang dikenalnya itu tidak terlalu banyak berinteraksi dengan siswa lain di sekolah. “Kalau berpapasan pun, paling hanya saling menyapa. Jarang sekali ada percakapan yang lebih jauh,” ujarnya.

Siswi kelas XI ini merasa hubungannya dengan terduga pelaku tidak terlalu dekat, terutama karena perbedaan tingkatan kelas. “Dia kan kelas XII, jadi memang jarang sekali berinteraksi,” tambahnya.

SMAN 72 dikejutkan oleh ledakan yang terjadi saat pelaksanaan salat Jumat pada hari ini, 7 November 2025. Terdapat dua ledakan yang mengakibatkan setidaknya 36 orang mengalami luka-luka, termasuk terduga pelaku. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengonfirmasi bahwa terduga pelaku adalah seorang pelajar. “Informasi sementara yang kami dapatkan memang berasal dari lingkungan sekolah tersebut. Benar, yang bersangkutan adalah pelajar,” kata Listyo di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, 7 November 2025.

Baca Juga  Eks Wali Kota Semarang, Mbak Ita, Divonis 5 Tahun Penjara Kasus Korupsi

Ia menjelaskan bahwa saat ini terduga pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian, dan timnya sedang melakukan pendalaman terkait identitas, lingkungan pergaulan, serta tempat tinggal pelaku.

Mengenai motif penyerangan, Listyo menyampaikan bahwa pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan. Sampai saat ini, Polri belum dapat memastikan apa yang menjadi latar belakang tindakan pelaku.

Selain itu, Listyo juga mengungkapkan bahwa timnya menemukan sebuah senjata mainan dengan tulisan tertentu. Ia menambahkan bahwa Polri akan menyelidiki apakah tulisan tersebut memiliki kaitan dengan motif pelaku.

“Kami sedang mendalami motif yang mendorong yang bersangkutan untuk merakit dan kemudian melaksanakan aksinya. Semuanya akan kami jelaskan secara lengkap setelah semua informasi, temuan-temuan di lapangan, serta hasil penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut telah terkumpul,” jelasnya.

Pilihan Editor: Analisis Mendalam: Desain Ulang Gudang Amunisi TNI Pasca-Ledakan di Garut

Eka Yudha Saputra turut berkontribusi dalam penulisan laporan ini.

Share :

Baca Juga

Crime

Eks Menkominfo Johnny G Plate Divonis 15 Tahun Penjara, PK Ditolak Hakim

Crime

Tragedi Garut: Komnas HAM Usut Ledakan Amunisi Tewaskan 13 Jiwa

Crime

Polisi Amankan 123 Tersangka Pembakaran Gedung DPRD dan Polsek Kediri

Crime

Polisi Bali Tangkap Admin Grup Facebook “Cinta Sedarah”

Crime

Viral: Anak Ngaku Polisi Panik, Mobil Ditarik Debt Collector di Polda Metro!

Crime

DPR Minta Polisi Dalami Peran Korban Bullying dalam Ledakan SMAN 72 Jakarta

Crime

Onadio Leonardo Akui Menyesal dan Berjanji Bebas Narkoba: Upaya Rehabilitasi Didukung Polisi

Crime

Tyler Robinson: Siswa Berprestasi Jadi Tersangka Penembakan Charlie Kirk, Kok Bisa?