Breaking News

Home / Travel

Senin, 12 Mei 2025 - 15:23 WIB

15 Tempat Wisata Paling Berbahaya di Dunia: Petualangan Ekstrem atau Risiko Nyawa?

warta-kota.com Keindahan destinasi wisata dunia memang memikat, namun tak semua surga tersembunyi aman bagi setiap pelancong.

Banyak tempat eksotis menyimpan risiko yang mengancam jiwa, mulai dari bencana alam dan lingkungan ekstrem hingga tingginya angka kriminalitas.

Namun, bagi para pencari sensasi, tantangan petualangan di tempat-tempat berbahaya ini menawarkan daya tarik tersendiri.

Meskipun keindahannya memukau, beberapa destinasi wisata justru terkenal karena tingkat risikonya yang tinggi.

Lalu, destinasi wisata mana saja yang paling berbahaya di dunia?

Baca juga: Menyikapi Pembongkaran Objek Wisata: Kepastian Hukum dan Iklim Investasi

Destinasi wisata paling berbahaya di dunia

Perencanaan petualangan di tahun 2025? Beberapa destinasi wisata paling berbahaya bisa menjadi pilihan, namun persiapan matang dan optimal sangat krusial.

Berikut beberapa destinasi wisata paling berbahaya di dunia yang perlu Anda ketahui:

1. Gunung Everest

Gunung Everest di Nepal terkenal dengan ketinggian dan cuaca ekstremnya.

Seperti yang dilaporkan Vanguard (25/2/2025), pendakian Everest menyimpan bahaya longsor, jurang, penyakit ketinggian, dan suhu dingin ekstrem.

Dikenal sebagai Sagarmatha di Nepal dan Qomolangma di Tibet, Everest menjulang 8.850 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Meskipun dengan peralatan dan pemandu modern, “zona kematian” ini tetap menelan banyak korban jiwa setiap tahun.

2. Air Terjun Kaieteur, Guyana

Tersembunyi di jantung hutan hujan Amazon, Air Terjun Kaieteur menjulang 226 meter di atas Sungai Potaro.

Mencapainya membutuhkan perjalanan panjang melewati hutan lebat dan medan yang sulit.

Arus deras, tebing curam, dan lokasi terpencilnya menjadikan tempat ini destinasi yang memikat sekaligus berbahaya.

Baca juga: 14 Promo Tiket Masuk Tempat Wisata Selama Libur Lebaran 2025

3. Gunung Berapi Villarrica, Chili

Gunung berapi stratovolcano aktif di Chili selatan ini menawarkan pemandangan spektakuler dengan ancaman yang tak kalah dahsyat.

Aktivitas vulkanik yang tak terduga dan aliran lava panas menghadirkan risiko besar.

Meskipun pendakian dengan pemandu memungkinkan menyaksikan lava mendidih di kawah, potensi letusan mendadak membuat pengalaman ini sangat berbahaya.

Baca Juga  Jelajahi 5 Surga Tersembunyi Thailand: Destinasi Wisata Seru yang Tak Boleh Dilewatkan

4. Trolltunga, Norwegia

Trolltunga, atau “Lidah Troll,” adalah formasi batuan spektakuler menjorok dari tebing 700 meter, menjadikannya jalur pendakian terkenal di Norwegia.

Perjalanan menuju tebing ini memakan waktu 8 hingga 12 jam, membutuhkan stamina prima.

Cuaca ekstrem, lereng curam, dan durasi pendakian yang panjang membuatnya menjadi rute pendakian berisiko tinggi.

5. Kjeragbolten, Norwegia

Berada hampir 1.000 meter di atas Lysefjord, Kjeragbolten adalah batu besar yang terjepit di antara dua tebing.

Banyak pencari sensasi berfoto di atasnya, namun angin kencang dan permukaan licin meningkatkan risiko jatuh.

Keindahan alam ini memikat adrenalin, namun kewaspadaan tinggi tetap diperlukan.

Baca juga: Kapal Selam Wisata Tenggelam di Laut Merah, 6 Orang Tewas

6. El Caminito del Rey, Spanyol 

El Caminito del Rey di Spanyol selatan memiliki jalur setapak sepanjang 7,7 kilometer.

Menempel di sisi tebing curam, jalur ini termasuk rute paling berbahaya di dunia.

Meskipun pernah disebut “jalur paling berbahaya” dan telah diperbaiki, ketinggian dan sempitnya jalur tetap menjadi ancaman serius.

7. Gunung Huashan, China

Gunung Huashan di China dikenal dengan “jalan setapak di langit” yang menegangkan.

Pendaki berjalan di atas papan kayu yang terpasang di sisi tebing curam.

Sebagai gunung suci Taoisme, tempat ini menarik ribuan wisatawan, tetapi anak tangga dan jurang curamnya menjadikan pendakian ini sangat berbahaya.

Baca juga: Prediksi Kenyamanan Suhu dan Cuaca 10 Daerah Wisata di Indonesia 25 Maret 2025

8. Tebing Moher, Irlandia

Tebing Moher di pantai barat Irlandia menawarkan pemandangan laut yang memukau.

Namun, angin kencang, cuaca tak menentu, dan minimnya pengaman di beberapa bagiannya menyimpan bahaya besar.

Banyak wisatawan mendekati tepi tebing, meningkatkan risiko jatuh.

9. Half Dome, Amerika Serikat

Half Dome di Taman Nasional Yosemite adalah puncak granit setinggi 8.800 kaki di atas permukaan laut.

Pendakiannya melewati batuan hampir vertikal dengan kabel pengaman.

Permukaan licin, perubahan cuaca tiba-tiba, dan kelelahan telah menyebabkan banyak kematian, menjadikannya jalur pendakian paling berbahaya di Amerika.

Baca Juga  Jelajahi 5 Aktivitas Menarik & Seru di Nepal van Java

Baca juga: Mudik Lebaran ke Solo? Berikut 4 Tempat Wisata yang Bisa Dikunjungi

10. Jembatan Gantung Hussaini, Pakistan

Jembatan Gantung Hussaini di atas Sungai Hunza, Gilgit-Baltistan, Pakistan, adalah salah satu jembatan paling berbahaya di dunia.

Papan yang hilang dan struktur rapuh membutuhkan keberanian luar biasa untuk menyeberang.

Angin kencang membuat jembatan bergoyang, meskipun pemandangan sekitarnya sangat menakjubkan.

11. Death Valley, AS

Dilansir dari NDTV, Death Valley di Amerika Serikat merupakan salah satu tempat terpanas di Bumi.

Suhu di Death Valley bisa mencapai lebih dari 54 derajat Celcius, menyebabkan dehidrasi dan kelelahan akibat sengatan panas.

12. Depresi Danakil, Ethiopia

Depresi Danakil adalah gurun yang termasuk tempat terpanas dan paling tidak ramah di Bumi.

Gurun ini dipenuhi gunung berapi aktif, gas beracun, danau asam, dan suhu ekstrem.

13. Acapulco, Meksiko

Dahulu tempat hiburan glamor, Acapulco kini memiliki tingkat kejahatan tinggi, termasuk kekerasan dan perdagangan narkoba. Wisatawan berisiko jika memasuki area yang salah.

Baca juga: TNBTS Pastikan Temuan Ladang Ganja di Luar Kawasan Wisata Bromo-Semeru

14. Pulau Ular, Brasil

Pulau Ular (Ilha da Queimada Grande) di Brasil adalah rumah bagi ular paling berbisa di dunia.

Ular berkepala tombak emas yang hanya ditemukan di pulau ini menjadi ancaman serius.

15. Tur Gunung Berapi di Vanuatu

Gunung Yasur di Vanuatu merupakan gunung berapi aktif yang paling mudah diakses, memungkinkan pengunjung mendekati kawah dan menyaksikan letusan dari dekat.

Namun, jarak dekat ini meningkatkan risiko letusan tiba-tiba, gas beracun, dan serpihan yang beterbangan.

Baca juga: Diskon hingga 50 Persen Tiket Masuk Wisata dan Resor dengan Menunjukkan Tiket Kereta Api

Demikian beberapa destinasi wisata paling berbahaya di dunia. Persiapan matang sangat penting bagi siapa pun yang ingin mengunjunginya.

Share :

Baca Juga

Travel

Bali Benoa Marina: Pendorong Utama Pariwisata Indonesia, Kata Wamenpar

Travel

Penumpang bus diprediksi naik saat libur Nataru, ini antisipasi Terminal Arjosari

Travel

Antigua: Surga Karibia dengan 365 Pantai Eksotis Menanti Anda

Travel

Jelajahi 5 Surga Tersembunyi Thailand: Destinasi Wisata Seru yang Tak Boleh Dilewatkan

Travel

Jelajahi 3 Pemandian Alam Menakjubkan Banten: Liburan Akhir Pekan Sempurna

Travel

Liburan Healing Akhir Pekan? 4 Hotel di Bali Ini Jawabannya

Travel

10 Destinasi Wisata Magelang: Pesona Alam yang Menandingi Borobudur

Travel

Tiket Kereta Libur Natal: Puncak Pemesanan Terjadi Sehari Sebelum Natal